Gelondongan kayu ini bukan fenomena tunggal di Sumatera Barat, muara dan bibir Pantai Parkit berubah menjadi gudang kayu dadakan. Di Sumatera Utara, kayu terbawa arus hingga Tapanuli dan Sibolga. Aceh bahkan menghadirkan kisah lebih tragis: seekor Gajah Sumatra ditemukan mati tertimbun material banjir, menandai bahwa ekosistem ikut tenggelam, bukan sekadar debit air.
Fenomena ini mengantar publik pada kesimpulan sederhana: banjir mungkin gejala alam, tapi volume kayu yang diangkut jelas tidak diproduksi oleh badai, melainkan oleh para pemilik gergaji yang enggan tampil ke publik.
Jika penyelidikan berjalan cepat, bukan tidak mungkin alam sudah menyelesaikan “pengangkutan barang bukti”, tinggal aparat menuntaskan daftar nama pemiliknya.*****