Jumat, 5 Juni 2026

Marhaen, Cipagalo: Menjaga Nyala Jejak Sejarah Bapak Marhaenisme di Jantung Bandung

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 11 Desember 2025 | 07:53 WIB




Ia juga membagikan fragmen sejarah pascakemerdekaan. Usai Proklamasi, ada upaya pencarian terhadap Ki Marhaen yang mengarah ke sawahnya di Cibintiu. Kenyataan bahwa Ki Marhaen telah wafat akhirnya membawa pencarian itu ke Cipagalo, di mana makam dan keluarganya berada.





Kusnadi menegaskan pentingnya memaknai situs ini dengan benar. "Pesan saya, jangan salah gunakan tempat ini. Jika untuk tujuan sejarah, saya bangga karena di lingkungan Cipagalo ini ada sejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat," pesannya. Baginya, Ki Marhaen adalah simbol abadi perjuangan rakyat kecil dan ketahanan pangan.





Makam Ki Marhaen: Lebih dari Sekadar Nisan





Makam Ki Marhaen telah melampaui fungsi awalnya sebagai tempat peristirahatan terakhir. Situs ini telah bertransformasi menjadi:






  1. Monumen Hidup Filosofi Bangsa: Sebuah pengingat fisik bahwa ideologi besar Marhaenisme—yang menjadi fondasi perjuangan banyak kelompok—berakar dari realitas konkret kehidupan rakyat kecil Indonesia.




  2. Ruang Edukasi Non-Formal: Tempat di mana nilai-nilai kerja keras, kejujuran, kemandirian, dan ketahanan diajarkan bukan melalui buku teks, tetapi melalui teladan seorang petani.




  3. Simbol Ketahanan Pangan: Dalam konteks kekinian, perjuangan Ki Marhaen sebagai petani relevan dengan gerakan penguatan kedaulatan pangan nasional.





Komitmen Pemeliharaan dan Pelestarian





Menyadari nilai sejarah yang tak ternilai, Pemerintah Kota Bandung bersama masyarakat Cipagalo dan Komunitas Historia mencanangkan komitmen bersama untuk menjaga dan merawat situs Makam Ki Marhaen. Upaya ini tidak hanya bersifat fisik dengan pemeliharaan makam, tetapi juga kultural melalui:






  • Pendokumentasian sejarah lisan dari keluarga dan tetua kampung.




  • Integrasi kisah Ki Marhaen ke dalam materi edukasi wisata sejarah lokal.




  • Penyelenggaraan agenda rutin seperti ziarah sejarah dan diskusi publik untuk menjaga relevansi pesannya bagi generasi milenial dan Gen-Z.





Relevansi Marhaenisme Masa Kini





Dalam gegap gempitanya arus modernisasi dan kesenjangan ekonomi yang masih menjadi tantangan, kisah Ki Marhaen dari Cipagalo menyuarakan pesan yang tetap relevan. Situs sederhana di Bandung Selatan ini mengajak kita untuk kembali ke khittah: bahwa kekuatan bangsa yang sesungguhnya terletak pada keberdayaan, kemandirian, dan integritas rakyat kecilnya.





Melestarikan Makam Ki Marhaen berarti menjaga memori kolektif bangsa tentang asal-usul perjuangannya dan terus menyegarkan semangat untuk membangun keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana yang diimpikan oleh Soekarno dan diperjuangkan oleh setiap "Marhaen" di negeri ini.










-








? Lokasi & Akses:
Makam Ki Marhaen terletak di Kompleks Pemakaman Umum Cipagalo, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. Situs ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi untuk tujuan ziarah, penelitian sejarah, atau edukasi.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X