Kamis, 4 Juni 2026

94 Persen Pangan Masih Bergantung dari Luar, Bandung Bentuk Forum Karasa

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 12 Februari 2026 | 06:23 WIB



Vania Febriyantie dari Seni Tani menjelaskan bahwa pendekatan CSA berhasil mendekatkan produsen dan konsumen di perkotaan. Sepanjang 2025, sebanyak 215 orang tercatat bergabung sebagai anggota CSA, sebuah bukti bahwa minat warga kota terhadap pangan lokal dan berkelanjutan terus tumbuh.





Selain itu, Majelis Simpang Muda (MSM) secara simbolis membacakan deklarasi dan menyerahkan rekomendasi kebijakan kepada DKPP. Keterlibatan aktif generasi milenial dan Gen Z ini menegaskan bahwa transisi sistem pangan adalah proyek antar-generasi.





Dukungan Kebijakan: Kertas Rekomendasi dan Komitmen Global





Perwakilan Urban Futures, Laily Himayati, memastikan keberlanjutan program yang didukung Yayasan Humanis ini. Forum Karasa akan terus didampingi agar dapat bergulir secara reguler.





Dalam kesempatan tersebut, tim Urban Futures menyerahkan Kertas Kebijakan yang berisi rekomendasi konkret:






  1. Penguatan Sistem Pangan Teritorial: Pembangunan simpul pangan kota untuk memperpendek rantai pasok dan meningkatkan ketahanan.




  2. Integrasi Ekosistem Pangan Terpadu: Menghubungkan produksi (Buruan SAE), pengolahan (Dashat), dan pengelolaan sampah (Kang Pisman) dalam satu siklus yang saling menguatkan.





Rekomendasi ini diharapkan dapat langsung diadopsi ke dalam dokumen perencanaan pembangunan Kota Bandung (RPJMD/RKPD).





Proyeksi: Menuju Kota dengan Kedaulatan Pangan Perkotaan





Dengan dikukuhkannya Forum Karasa, Bandung memasuki fase baru dalam ketahanan pangan: dari konsumen pasif menjadi produsen aktif. Target jangka menengahnya adalah:






  • Mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar kota secara bertahap.




  • Mengurangi volume sampah organik yang dikirim ke TPA dengan mengolahnya menjadi kompos untuk pertanian kota.




  • Menciptakan siklus ekonomi lokal di mana pangan diproduksi, dikonsumsi, dan limbahnya dikelola dalam ekosistem kota sendiri.




  • Melibatkan kaum muda sebagai agen perubahan dan wirausaha pangan perkotaan.





Pengukuhan Forum Karasa adalah pengakuan resmi bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan produksi beras nasional, tetapi juga tentang bagaimana kota mengelola sumber dayanya sendiri secara cerdas dan berkeadilan. Dengan kolaborasi yang terlembaga dan dukungan kebijakan yang kuat, Bandung berpotensi menjadi model nasional bagi transformasi sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X