Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah ciri yang mengarah pada identitas korban, termasuk seragam SMP yang tersimpan di dalam tas yang dibawanya. Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi kemudian mengevakuasi jasad korban ke RS Sartika Asih untuk pemeriksaan lanjutan.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban. Polisi juga menunggu hasil autopsi sebagai dasar penentuan langkah hukum berikutnya.
"Kami masih mendalami kasus ini dan akan berpatokan pada hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban," kata Niko.
Pihak sekolah dan keluarga berharap proses penyelidikan berjalan transparan serta memberikan kejelasan atas peristiwa yang menimpa korban. Sementara itu, suasana duka menyelimuti SMPN 26 Bandung. Para guru dan teman sekelas Z tampak berkabung atas kepergian salah satu siswa mereka secara tragis.
Fakta-Fakta Penting:
- Korban berinisial Z, siswa kelas VII SMPN 26 Bandung
- Terakhir kali terlihat hadir di sekolah pada Senin, 9 Februari 2026
- Dinyatakan hilang oleh keluarga pada Selasa, 10 Februari 2026
- Jasad ditemukan di eks Kampung Gajah, KBB, Jumat malam, 13 Februari 2026
- Ditemukan oleh saksi yang sedang live media sosial
- Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab kematian
Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama di kalangan orang tua dan pelajar. Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak serta kehati-hatian dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap fakta di balik kematian tragis Z. (**)