2. Alat Transportasi: Rp 1,35 Miliar
Di garasinya, terparkir empat unit mobil dengan nilai mencapai Rp 1.354.000.000. Jenis kendaraan tidak disebutkan secara detail.
3. Harta Bergerak Lainnya: Rp 911 Juta
Berbagai aset bergerak lain tercatat senilai Rp 911.250.000.
4. Surat Berharga: Rp 11,97 Miliar
Investasi Anggoro dalam bentuk surat berharga mencapai Rp 11.971.123.000.
5. Kas dan Setara Kas: Rp 12,97 Miliar (Tabungan Fantastis!)
Yang paling menarik perhatian publik adalah pos kas dan setara kas sebesar Rp 12.978.794.342 atau hampir Rp 13 miliar. Angka ini setara dengan lebih dari 9 kali lipat jumlah yang digondol MIA dari para nasabah.
6. Harta Lainnya: Rp 8,2 Miliar
Terdapat pula pos harta lain senilai Rp 8.210.102.450.
7. Utang: Rp 2,85 Miliar
Meski kaya raya, Anggoro tercatat masih memiliki utang sebesar Rp 2.854.362.019.
Kontroversi: Antara Korupsi Pegawai dan Kekayaan Pimpinan
Publik mulai membanding-bandingkan:
- MIA (pegawai CSR): membobol Rp 1,4 miliar untuk judi online
- Anggoro Eko Cahyo (Dirut BSI): memiliki tabungan Rp 12,9 miliar
Perbandingan ini memicu pertanyaan kritis: