Kamis, 4 Juni 2026

Dari Judi Online ke LHKPN: Skandal Internal Bank Syariah Indonesia Berbuntut Sorotan ke Pucuk Pimpinan

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Minggu, 22 Februari 2026 | 14:42 WIB



2. Alat Transportasi: Rp 1,35 Miliar





Di garasinya, terparkir empat unit mobil dengan nilai mencapai Rp 1.354.000.000. Jenis kendaraan tidak disebutkan secara detail.





3. Harta Bergerak Lainnya: Rp 911 Juta





Berbagai aset bergerak lain tercatat senilai Rp 911.250.000.





4. Surat Berharga: Rp 11,97 Miliar





Investasi Anggoro dalam bentuk surat berharga mencapai Rp 11.971.123.000.





5. Kas dan Setara Kas: Rp 12,97 Miliar (Tabungan Fantastis!)





Yang paling menarik perhatian publik adalah pos kas dan setara kas sebesar Rp 12.978.794.342 atau hampir Rp 13 miliar. Angka ini setara dengan lebih dari 9 kali lipat jumlah yang digondol MIA dari para nasabah.





6. Harta Lainnya: Rp 8,2 Miliar





Terdapat pula pos harta lain senilai Rp 8.210.102.450.





7. Utang: Rp 2,85 Miliar





Meski kaya raya, Anggoro tercatat masih memiliki utang sebesar Rp 2.854.362.019.





Kontroversi: Antara Korupsi Pegawai dan Kekayaan Pimpinan





Publik mulai membanding-bandingkan:






  • MIA (pegawai CSR): membobol Rp 1,4 miliar untuk judi online




  • Anggoro Eko Cahyo (Dirut BSI): memiliki tabungan Rp 12,9 miliar





Perbandingan ini memicu pertanyaan kritis:

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X