Santunan ini menjadi bukti bahwa Safari Ramadan tidak hanya berhenti pada agenda seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Bagi anak-anak yatim penerima santunan, kebahagiaan sederhana ini menjadi penyemangat di bulan penuh berkah.
Data dan Fakta Singkat Safari Ramadan Masjid Agung Bandung
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Hari ke- | 4 Ramadan 1447 H / Minggu, 22 Februari 2026 |
| Lokasi | Masjid Agung Bandung |
| Usia Masjid | 214 tahun (berdiri 1812) |
| Kegiatan utama | Safari Ramadan, silaturahmi, santunan anak yatim |
| Penerima santunan | 50 anak yatim (paket sembako) |
| Target Safari | 30 hari penuh Ramadan |
| Tokoh hadir | Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Irfan Hakim, camat, lurah, tokoh masyarakat |
Ramadan Menjadi Momentum Kebersamaan
Farhan berharap Safari Ramadan ini dapat menjadi tradisi yang terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya. Ia ingin Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
"Kita ingin Ramadan tahun ini menjadi titik balik kebersamaan kita. Pemerintah hadir, masyarakat bergerak, dan masjid menjadi pusatnya. Itu cita-cita kita bersama," pungkasnya.
Dengan semangat berbagi dan mempererat silaturahmi, Safari Ramadan Wali Kota Bandung membuktikan bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat adalah kunci membangun kota yang harmonis dan berkeadaban. (**)