Kamis, 4 Juni 2026

Bongkar Dugaan Korupsi Pelindo, Pensiunan PT JICT Tewas Penuh Kejanggalan

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 5 Maret 2026 | 17:17 WIB





  • Telepon genggam (handphone)




  • Dompet




  • Dua kunci mobil korban





"Ini bukan perampokan karena tidak ada barang yang hilang kecuali kunci mobil, dompet, dan handphone. Jadi saya kira perlu ada kajian dan investigasi yang lebih luas, lebih tajam dari pihak kepolisian," ucap Rieke.





Kondisi korban saat ditemukan pun disebut sangat tragis, dengan luka tusuk dan hantaman benda tumpul di kepala.





Tuntutan: Bukan Hanya Eksekutor, Tapi Otak Pembunuhan





Rieke mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya. Ia menegaskan bahwa pengusutan tidak boleh berhenti pada eksekutor lapangan.





"Kami berharap ada penegakan hukum segera diambil. Tentu saja bukan hanya eksekutor lapangan tapi otak di balik indikasi pembunuhan ini," tegasnya.





Istri Kritis, Keluarga Minta Perlindungan LPSK





Saat ini, istri Ermanto, Pasmilawati (60) , masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia menjadi saksi kunci sekaligus korban selamat dari peristiwa sadis tersebut.





Rieke berencana meminta perlindungan resmi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk keluarga almarhum. Langkah ini dianggap penting mengingat besarnya risiko dan kompleksitas kasus yang menjerat Ermanto.





Data dan Fakta Singkat





ItemKeterangan
Nama korbanErmanto Usman (65)
PekerjaanPensiunan JICT, aktivis FPPI-KRPI
Lokasi kejadianPerumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Bekasi
Tanggal kejadianSenin, 2 Maret 2026
Kondisi istriPasmilawati (60) – kritis, dirawat di RS
Aktivitas terakhirVokal di podcast bongkar korupsi global bond & proyek Kalibaru
Kasus yang dibongkarDugaan korupsi JICT, Pelindo, RJ Lino (kerugian triliunan)
FirasatMinta maaf ke keluarga sejak Februari 2026
Barang hilangHP, dompet, 2 kunci mobil (janggal: perhiasan utuh)
Tuntutan keluargaUsut tuntas, cari otak pembunuhan
Rencana perlindunganLPSK untuk keluarga korban




Kepergian Ermanto Usman bukan sekadar kehilangan seorang ayah dan suami, tetapi juga kehilangan seorang pejuang antikorupsi yang tak kenal lelah. Di tengah duka yang mendalam, keluarga dan rekan seperjuangan menuntut keadilan. Bukan hanya untuk Ermanto, tetapi untuk seluruh pekerja Indonesia yang memperjuangkan kebenaran. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X