[Locusonline.co] GARUT – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, secara resmi membuka gelaran Ramadan Fashion Festival (Ramffest) Tahun 2026 di Lantai 2 Garut Plaza (GP), Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026). Momentum ini menandai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengubah pusat perbelanjaan legendaris tersebut melalui sentuhan ekonomi kreatif.
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, sekaligus upaya membangkitkan kembali kejayaan Garut Plaza sebagai ikon perdagangan dan hiburan di Kota Intan.
Garut Plaza: Antara Nostalgia dan Harapan Baru
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengenang Garut Plaza sebagai pusat hiburan dan belanja pilihan utama di masa lalu. Ia pun menekankan pentingnya empati dan kolaborasi lintas sektor untuk membantu para pedagang lokal beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Saya melihat ada semangat yang luar biasa dari teman-teman Garut Plaza. Sayang orang semangat jualan, tidak ngemis, tidak minta-minta, tidak mengganggu kepentingan publik. Dagangnya di sini, bukan di pinggir jalan. Masa yang baik seperti ini tidak kita tolong?" ungkapnya.
Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa pemerintah hadir untuk memberdayakan, bukan menggusur, selama aktivitas ekonomi berjalan tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum.
Era Digital: Pedagang Harus Berubah, Bukan Hanya Mengeluh
Putri Karlina menegaskan bahwa di era digital, pola perdagangan telah berubah total. Keberadaan TikTok Shop, e-commerce, dan marketplace menuntut pedagang untuk tidak sekadar "menunggu pembeli", melainkan aktif mengevaluasi nilai jual produk mereka.
"Jangan hanya mengeluh tidak laku dagangannya, tapi harus bisa mengevaluasi: kenapa dagangan saya tidak laku? Pasti ada jawabannya. Karena sekarang pola perdagangan sudah jauh berbeda," lanjutnya.