Kamis, 4 Juni 2026

Kasus Bunuh Diri Marak di Pasupati, Pemkot Bandung Siapkan Layanan Psikolog di Puskesmas

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 12 Maret 2026 | 06:06 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Jembatan Pasupati, ikon kebanggaan warga Bandung, kini menyimpan cerita kelam. Hampir setiap pekan, selalu ada warga yang nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan tersebut. Pemerintah Kota Bandung tak lagi tinggal diam. Alarm darurat kesehatan mental pun dibunyikan.





Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas fenomena ini. Ia menegaskan bahwa tingkat stres dan depresi warga sudah mencapai titik yang tidak bisa diabaikan.





"Fenomena bunuh diri di Kota Bandung ini menunjukkan bahwa tingkat stres dan depresi warga sudah tidak bisa diabaikan lagi. Terbukti hampir setiap minggu selalu ada saja orang yang berusaha bunuh diri di Bandung, khususnya di Jembatan Pasupati," ujar Farhan, Senin (9/3/2026).





5 Percobaan dalam Dua Pekan, Patroli Tak Cukup





Camat Bandung Wetan, Rizka Aryani, yang wilayahnya membawahi kawasan Pasupati, membeberkan data yang mencemaskan. Dalam dua pekan terakhir, setidaknya telah terjadi lima kali percobaan bunuh diri di jembatan tersebut.





"Dua pekan berjalan itu sudah lima kali kejadian. Yang terekspos di media sosial mungkin hanya tiga, tapi sebenarnya lebih dari itu. Alhamdulillah beberapa bisa dicegah karena patroli atau karena warga yang kebetulan lewat," kata Rizka, Selasa (10/3/2026).





Patroli gabungan yang melibatkan kecamatan, Koramil, Polsek, dan unsur kewilayahan telah diintensifkan. Namun, dengan keterbatasan personel (Linmas hanya sekitar 25 orang), Rizka mengakui patroli saja tidak cukup.





Bukan Spontan, Tapi Akumulasi Depresi





Farhan menjelaskan bahwa tindakan bunuh diri hampir tidak pernah terjadi secara spontan. Di balik setiap percobaan, ada akumulasi tekanan psikologis yang panjang.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X