Kamis, 4 Juni 2026

Nuklir Harga Mati, Diplomasi Nanti: Kim Jong Un Kunci Tombol, Korea Selatan Dapat Paket Ancaman Tanpa Diskon

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Selasa, 24 Maret 2026 | 11:22 WIB
Foto: Kim Jong Un (KCNA via REUTERS)
Foto: Kim Jong Un (KCNA via REUTERS)


LOCUSONLINE, GARUT - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali menegaskan bahwa status negaranya sebagai kekuatan bersenjata nuklir bukan sekadar kebijakan melainkan prinsip yang tak bisa ditawar, bahkan dengan diskon diplomasi sekalipun.





Dalam pidato terbarunya yang dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kim menyatakan bahwa Pyongyang tidak akan pernah meninggalkan identitas nuklirnya. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah dirinya kembali dikukuhkan sebagai kepala Komisi Urusan Negara lembaga tertinggi dalam struktur kekuasaan negara tersebut.





“Korea Utara tidak akan pernah mengubah statusnya sebagai negara bersenjata nuklir,” tegas Kim, seolah ingin memastikan dunia tidak salah paham: ini bukan fase, ini permanen.





Kim menegaskan bahwa penguatan senjata nuklir bukan hanya strategi pertahanan, tetapi sudah menjadi arah ideologis negara. Ia bahkan menyebut ekspansi kemampuan nuklir sebagai langkah yang “sepenuhnya dibenarkan” sebuah frasa yang terdengar seperti pembenaran sebelum debat dimulai.





Dalam pidatonya, ia juga menyinggung konstitusi negara yang disebut memberi mandat untuk terus mengembangkan “penangkal nuklir”. Dengan kata lain, bom atom kini bukan sekadar alat militer, melainkan bagian dari identitas nasional.





Tak berhenti di sana, Kim secara eksplisit menyebut Korea Selatan sebagai “negara paling bermusuhan”. Sebuah label yang mungkin membuat hubungan antar-Korea semakin sulit dibayangkan akan kembali hangat bahkan dalam skenario optimistis.






Baca Juga : Rudal Bersahut, Sirene Menyaut: Episode Baru “Diplomasi Langit” Iran-Israel


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X