Kamis, 4 Juni 2026

IEA Dukung Langkah Hemat Energi Indonesia di Tengah Krisis Global: Kebiasaan Kecil, Dampak Besar!

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 3 April 2026 | 13:13 WIB



Dukungan IEA terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia





Dukungan IEA terhadap upaya penghematan energi di Indonesia sejalan dengan berbagai kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah. Sebelumnya, dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan konsumsi BBM serta mempertimbangkan kebijakan Work From Home (WFH) sebagai langkah antisipasi dampak krisis global.





Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga mengajak masyarakat untuk mulai menjalankan kebiasaan hemat energi, baik di rumah maupun di tempat kerja. Masyarakat dianjurkan untuk memprioritaskan transportasi publik dalam aktivitas keseharian ketimbang kendaraan pribadi.





Negara Lain Juga Terapkan Penghematan Energi





Krisis energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah mendorong sejumlah negara untuk mengambil langkah-langkah penghematan energi. Berikut kebijakan yang diterapkan beberapa negara:





NegaraKebijakan Penghematan Energi
ThailandPegawai negeri bekerja dari rumah (WFH), membatasi penggunaan lift dan eskalator, mengatur suhu AC di kisaran 26–27 derajat Celsius
FilipinaSistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik
PakistanPembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pengaturan kerja dari rumah (WFH)




Indonesia sendiri telah mulai menerapkan kebijakan WFH bagi ASN di instansi pemerintahan pusat dan daerah setiap hari Jumat mulai 1 April 2026. Kebijakan ini akan ditinjau dalam dua bulan ke depan.





Manfaat Penghematan Energi bagi Indonesia





Dengan menerapkan kebiasaan hemat energi, Indonesia dapat merasakan sejumlah manfaat, antara lain:





ManfaatKeterangan
Menjaga stabilitas pasokan energiMengurangi risiko kelangkaan BBM dan listrik
Menghemat subsidi energi negaraAnggaran dapat dialokasikan untuk sektor lain yang lebih mendesak
Mengurangi polusi udaraBerdampak positif pada kesehatan masyarakat dan lingkungan
Meningkatkan kemandirian energiMengurangi ketergantungan pada impor BBM




Dukungan IEA terhadap langkah penghematan energi di Indonesia menjadi angin segar bagi upaya pemerintah dalam menghadapi krisis energi global. Kebiasaan kecil yang konsisten—seperti mematikan AC, mengganti lampu LED, dan berkendara dengan bijak—dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara kolektif oleh seluruh masyarakat.





Dengan kebijakan WFH dan imbauan penggunaan transportasi publik, Indonesia menunjukkan kesiapan dalam menghadapi gejolak global. Masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan kebiasaan hemat energi demi menjaga stabilitas pasokan dan masa depan energi nasional. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X