LOCUSonline, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menunjuk sembilan sekolah di wilayah Priangan Timur sebagai calon pusat pengembangan Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) untuk tahun ajaran 2026/2027. Program ini digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai upaya mengembalikan gengsi sekolah negeri yang dinilai mulai kalah pamor dari sekolah swasta elite.
Dari total 41 sekolah yang ditetapkan di Jawa Barat, wilayah Priangan Timur mendapat jatah sembilan sekolah yang terdiri dari enam SMA Negeri dan tiga SMK Negeri. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar hingga Pangandaran.
Program Sekolah Maung sendiri disebut sebagai evolusi baru dari konsep sekolah favorit. Bedanya, kini nama favorit dianggap terlalu biasa, sehingga perlu identitas yang lebih gagah dan terdengar seperti pasukan elite pendidikan.
Menurut Dedi Mulyadi, program tersebut bertujuan memberikan ruang lebih besar bagi siswa berprestasi agar kualitas sekolah negeri tetap mampu bersaing dengan sekolah swasta yang selama ini identik dengan fasilitas mewah dan biaya fantastis.
"Kalau terus dibiarkan, nanti sekolah swasta hanya diisi anak orang kaya, anak pejabat, anak anggota DPRD," ujar Dedi Mulyadi, Rabu (13/5/2026).
Ia menilai sistem zonasi selama ini membuat kualitas sekolah unggulan negeri mengalami penurunan, termasuk berkurangnya jumlah lulusan yang diterima di kampus bergengsi seperti Institut Teknologi Bandung.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencoba menghadirkan kembali kelas premium di sekolah negeri melalui label Sekolah Maung. Dalam logika kebijakan ini, kualitas pendidikan diyakini bisa meningkat jika sekolah unggulan diberi ruang lebih eksklusif, fasilitas lebih lengkap, dan branding yang lebih sangar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan pemerintah daerah masih akan mengusulkan perubahan nama resmi sekolah menjadi Sekolah Maung kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Iya, nanti kita usulkan ke kementerian. Kalau diizinkan, akan dilakukan," ujarnya.
Berikut daftar sekolah di wilayah Priangan Timur yang resmi ditetapkan sebagai calon pusat pengembangan Sekolah Maung:
Daftar SMA Negeri Sekolah Maung Priangan Timur
- SMAN 6 Garut
- SMAN 1 Tasikmalaya
- SMAN 1 Singaparna
- SMAN 1 Ciamis
- SMAN 1 Banjar
- SMAN 1 Parigi
Daftar SMK Negeri Sekolah Maung Priangan Timur
- SMKN 1 Garut
- SMKN 2 Tasikmalaya
- SMKN 1 Pangandaran
Program ini diproyeksikan mulai berjalan pada tahun akademik 2026/2027. Meski diklaim untuk meningkatkan mutu pendidikan negeri, kebijakan tersebut juga mulai memunculkan perdebatan publik. Sebagian pihak menilai program ini berpotensi menciptakan kasta baru dalam dunia pendidikan, di mana sekolah Maung akan terlihat lebih elit dibanding sekolah negeri biasa.
Artikel Terkait
Nilai A Bertebaran, Pengangguran Sarjana Ikut Berkeliaran: Inflasi Nilai Bikin Dunia Pendidikan Terlihat Cantik di Raport, Pusing di Dunia Kerja
Pendidikan Antikorupsi 2026 Diluncurkan: Negara Sibuk Ajari Anak Jujur, Sementara Koruptor Dewasa Masih Antre Sidang
Ground Breaking MAN Insan Cendekia Sumedang Dimulai, Pemda All Out Bangun “Kampung Sekolah Elite” di Ujungjaya
Fun Run Uniga Garut: Saat Kampus Mengajak Warga Lari, Bukan Lagi Sekadar Lari dari Tagihan dan Stres Hidup
Jakarta Mau Jadi Kota Pendidikan Internasional: Bukan Cuma Tempat Macet dan Gedung Tinggi
Mahasiswi USU Bikin Bangga di Malaysia: Saat Banyak Anak Muda Sibuk Konten, Ira Malah Bawa Pulang Emas Taekwondo
UMM Gembleng Mahasiswa Jadi “Warga Global”: Bukan Cuma Jago Nongkrong, Tapi Harus Bisa Bahasa Asing dan Coding
Sekolah Rakyat Dibangun di 104 Lokasi: Negara Akhirnya Ingat Pendidikan Tak Cukup Modal Spanduk Motivasi
Sekolah Maung Jabar Dikritik: Saat Pemerintah Sibuk Membuat Sekolah Elite, Ribuan Kelas Masih Bocor Saat Hujan
Revitalisasi Sekolah 2026: Saat Toilet Bocor Akhirnya Dianggap Bagian dari Masa Depan Bangsa