Kamis, 4 Juni 2026

Setelah Siswa Gantung Diri, Baru Tim Turun Tangan: Sekolah Aman Versi Siaran Pers

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 17 Juli 2025 | 15:51 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi




“Kami minta sekolah ikut prinsip bahwa sekolah itu tempat aman, tidak ada bully,” katanya, meski fakta di lapangan—dan laporan media sosial—menunjukkan sebaliknya.






Kasus ini sebelumnya telah ditangani polisi, yang menyebut tak ditemukan tanda kekerasan fisik dan menyimpulkan sementara bahwa siswa meninggal karena gantung diri. Tapi dugaan perundungan yang viral di media sosial tetap menggema, apalagi pihak sekolah buru-buru membantah, tanpa refleksi atau pengakuan tanggung jawab moral.





Pihak keluarga korban sudah meminta publik tak berspekulasi. Namun, publik juga tak bisa tinggal diam ketika kematian siswa menjadi fenomena berulang, yang selalu dijawab dengan olah TKP, rapat evaluasi, dan siaran pers kosong.





Sekolah memang disebut sebagai “rumah kedua”, tapi jika rumah pertama membuat anak nyaman dan rumah kedua membuatnya ingin mengakhiri hidup, barangkali rumah itu perlu direnovasi total—atau diganti pengurusnya.





Selamat datang di dunia pendidikan kita,
di mana tindakan selalu datang setelah tragedi,
dan kata “evaluasi” lebih cepat ditulis daripada nyawa diselamatkan. (Bhegin)






Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X