“Terkait penambahan anggaran di Dinas PUPR, ada semacam japrem sekian persen untuk kepala daerah,” ungkap Budi tanpa perlu menambahkan efek dramatis.
Nama-nama yang ikut “terseret” dalam pesta uang ini antara lain:
- Abdul Wahid (Gubernur Riau)
- Arief Setiawan (Kepala Dinas PUPR-PKPP)
- Ferry Yunanda (Sekretaris Dinas PUPR-PKPP)
- Dani M Nursalam (Staf Ahli Gubernur)
- Tata Maulana (pihak swasta, orang kepercayaan Wahid)
KPK berencana mengumumkan siapa yang resmi naik pangkat menjadi tersangka pada Rabu (5/11/2025). Sementara itu, publik sudah menebak jalan ceritanya: dari OTT, masuk tahanan, lalu konferensi pers dengan seragam rompi oranye yang kini hampir sepopuler jaket varsity.
Kasus ini kembali membuktikan satu hal: di negeri yang katanya kaya sumber daya alam, “swasembada energi” mungkin masih mimpi, tapi swasembada korupsi sudah mandiri sejak lama.*****