Jumat, 5 Juni 2026

ASN Dipecat Gara-Gara Tiduri Teman Sekantor, Warisan “Hobi Gelap” Pejabat dari Masa Kolonial Masih Berkeliaran

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 1 Desember 2025 | 13:32 WIB
Gamabar Ilusrasi Ai
Gamabar Ilusrasi Ai



Dua Predator Seksual Kolonial yang Menghina Diponegoro





Belum selesai. Muncul dua nama berbahaya yaitu, Pierre Frederic Henri Chevallier dan Johannes Godlieb Dietree. Keduanya memiliki reputasi luar biasa dalam arti negatif, mereka dikenal sebagai predator seksual yang meniduri banyak perempuan pribumi, termasuk selir Pangeran Diponegoro.





Saat Diponegoro mengetahui salah satu selirnya digoda Chevallier, ia menolaknya kembali ke kediaman.
Chevallier justru makin menjadi-jadi.





Ucapan yang terabadikan dalam catatan sejarah:





“Saya bebas melakukan apa pun terhadap perempuan pribumi.”





Lalu ia memukul kepala Diponegoro. Insiden yang menghina martabat bangsawan Jawa itu ikut memicu perang besar selama lima tahun.





Zaman kolonial atau zaman now, ternyata oknum pejabat yang merasa “bebas melakukan apa saja” itu selalu ada.






Baca Juga : Purwakarta Nge-Glow Up Bareng HARPI Rias Pengantin Jadi Ajang Unjuk Skill, Bukan Cuma Urusan Bedak Tebal






Yogyakarta Dulu: Surga Skandal, Minim Pengawasan





Jarak Jawa–Belanda yang ribuan kilometer memberi pejabat kolonial ruang sempurna untuk berbuat semaunya, tidak ada istri sah yang tiba-tiba muncul tidak ada CCTV moral.

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X