Jumat, 5 Juni 2026

ASN Dipecat Gara-Gara Tiduri Teman Sekantor, Warisan “Hobi Gelap” Pejabat dari Masa Kolonial Masih Berkeliaran

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 1 Desember 2025 | 13:32 WIB
Gamabar Ilusrasi Ai
Gamabar Ilusrasi Ai




Skandal asmara menjadi hal rutin. Bahkan tokoh keraton, Mayor Tumenggung Wironegoro, diduga menjadi “agen penyalur” perempuan keraton kepada pejabat Eropa.





Jika sekarang ada oknum ASN yang ngumpet-ngumpet selingkuh, zaman dulu pejabat kolonial melakukannya di ruang tamu sambil minum anggur.





Kembali ke Indonesia Kini: Tegas pada ASN Kecil, Berani dengan Pemain Besar?





Pemecatan 13 ASN ini menjadi alarm keras bagi para abdi negara yang lupa diri dan publik menunggu satu hal "Apakah ketegasan ini berlaku merata, atau hanya untuk ASN yang jabatannya tidak punya pager, tidak punya tameng, dan tidak punya beking?"





Karena sejarah memberi pesan jelas kelakuan pejabat yang merasa kebal aturan itu tidak pernah mati.
Ia hanya berganti seragam dari jas kolonial menjadi seragam ASN.





Pemecatan kali ini penting, tetapi belum cukup.
Negara harus memastikan bahwa integritas bukan hanya slogan di baliho, dan bahwa jabatan bukan alasan untuk mengulang warisan gelap pejabat kolonial.





Sebab kalau dibiarkan, kita hanya mencetak versi modern dari Chevallier dan Nahuys tapi dengan gaji APBN.*****


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X