Konsep integratif antara lingkungan, pangan, dan pemberdayaan masyarakat ini menjadi model yang relevan bagi kota-kota besar yang menghadapi keterbatasan lahan.
“Kita tunggu koordinasi lanjutan antara Pemkot dan Kementerian. Harapannya, lahan ini bisa memberikan manfaat jangka panjang, baik secara lingkungan maupun sosial ekonomi,” pungkas Latief.
Jika terealisasi, Batununggal berpeluang menjadi percontohan pengembangan RTH produktif dan urban farming terpadu di Kota Bandung, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan wilayah yang berkelanjutan. (**)