Kamis, 4 Juni 2026

Pemprov Jabar Dorong 3 Poin Krusial agar PP Tunas Berjalan Efektif

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Sabtu, 11 April 2026 | 10:10 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman



3. Mekanisme Pengaduan dan Koordinasi yang Sederhana





Herman mengungkapkan perlunya pembentukan mekanisme pengaduan dan koordinasi yang sederhana namun kuat antara berbagai pemangku kepentingan. Ketika terjadi pelanggaran atau ada platform yang tidak responsif, masyarakat harus memiliki saluran yang jelas dan mudah diakses.





"Perlu mekanisme pengaduan dan koordinasi yang sederhana antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat ketika ada pelanggaran atau platform yang tidak responsif," ucapnya.





Mekanisme ini diharapkan dapat mempercepat respons terhadap pelanggaran perlindungan anak di ruang digital.





Sinergi dengan Landasan Pendidikan Lokal: Gapura Panca Waluya





Herman juga berharap regulasi nasional ini dapat bersinergi dengan landasan pendidikan lokal Jawa Barat, yaitu Gapura Panca Waluya. Oleh karena itu, daerah perlu didukung dengan modul literasi digital yang seragam namun fleksibel untuk diterapkan di sekolah dan komunitas.





"Harapan kami agar implementasi PP Tunas dilakukan secara konsisten, kolaboratif, dan mudah dipahami sampai ke level keluarga. Sehingga kebijakan ini juga bisa menguatkan dan beriringan dengan landasan pendidikan Jabar yakni Gapura Panca Waluya," tutur Herman.





Gapura Panca Waluya merupakan filosofi pendidikan yang menekankan lima nilai kebajikan: iman dan takwa, kecerdasan, keterampilan, budi pekerti luhur, serta kesehatan dan kebugaran.





PP Tunas: Melindungi Anak dari Risiko Digital





PP Tunas yang mulai berlaku pada 28 Maret 2026 mencakup pembatasan akses anak ke berbagai platform digital seperti:






  • Instagram, Facebook, Threads (Meta)




  • X




  • Bigo Live




  • YouTube




  • TikTok




  • Roblox





Tujuan utama kebijakan ini adalah melindungi anak-anak dari risiko perundungan daring (cyberbullying), paparan konten tidak layak, eksploitasi data pribadi, serta kecanduan gawai yang mengganggu perkembangan mereka.

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X