Kasus di Lombok Timur menjadi pengingat bahwa program strategis pemerintah tidak hanya membutuhkan anggaran dan pelaksanaan yang baik, tetapi juga perlindungan dari praktik-praktik yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat.
Di tengah antusiasme publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis, aparat penegak hukum kini dituntut mengusut tuntas dugaan penipuan tersebut agar kepercayaan masyarakat tidak ikut menjadi korban.
Sebab pada akhirnya, yang dibutuhkan masyarakat adalah dapur yang benar-benar memasak makanan bergizi untuk anak-anak, bukan dapur janji yang memasak harapan lalu menyajikannya sebagai tagihan.*****