Kamis, 4 Juni 2026

Bola Voli Pelajar Garut Tak Sekadar Adu Smash, Bupati Dorong Lahirnya Atlet Masa Depan dari Lapangan Sekolah

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Rabu, 3 Juni 2026 | 12:15 WIB
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Invitasi Bola Voli ke-8 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Olahraga SMKN 10 Garut, Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026). (Foto: Dzikri/ Diskominfo Kab. Garut)
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka Invitasi Bola Voli ke-8 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lapangan Olahraga SMKN 10 Garut, Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026). (Foto: Dzikri/ Diskominfo Kab. Garut)

LOCUSonline - Lapangan olahraga sekolah kembali menjadi panggung pencarian bibit atlet muda. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Invitasi Bola Voli ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Olahraga SMKN 10 Garut, Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026).

Turnamen yang mempertemukan pelajar tingkat SMP tersebut diikuti 40 tim, terdiri dari 23 tim putra dan 17 tim putri. Ajang ini menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga bola voli sekaligus ruang kompetisi bagi generasi muda di Kabupaten Garut.

Di tengah banyaknya kompetisi yang terkadang hanya ramai di spanduk dan sepi regenerasi, invitasi yang telah bertahan delapan tahun ini justru mencoba membuktikan bahwa pembinaan atlet membutuhkan konsistensi, bukan sekadar seremoni pembukaan.

Bupati Garut mengapresiasi keberlangsungan kegiatan tersebut karena dinilai mampu menjaga tradisi pembinaan atlet usia dini.

"Alhamdulillah saya bisa hadir membuka invitasi bola voli ke-8 di SMKN 10 Garut. Kegiatan seperti ini sangat penting karena sudah mampu bertahan delapan kali berturut-turut dan menjadi kesempatan untuk mencari serta membina atlet-atlet muda," ujar Abdusy Syakur Amin.

Menurutnya, kompetisi tingkat pelajar memiliki peran strategis dalam menyiapkan calon atlet yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Ia berharap para peserta tidak berhenti menjadikan olahraga sebagai aktivitas sekolah semata, tetapi dapat berkembang menjadi prestasi.

"Karena peserta berasal dari tingkat SMP, mereka masih memiliki perjalanan panjang untuk dibina. Harapannya nanti muncul atlet kebanggaan Garut, Jawa Barat, bahkan Indonesia," katanya.

Baca Juga: GEN Z Space Vol.4 di Garut: Saat Generasi yang Dituding Cuma Jago Scroll Diajak Membuktikan Dampak Nyata

Syakur menilai pembinaan olahraga membutuhkan ekosistem yang kuat, mulai dari sekolah, pelatih, pemerintah daerah, hingga dukungan masyarakat. Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan seperti berita kemenangan yang muncul tiba-tiba, tetapi melalui latihan panjang dan disiplin.

Sementara itu, Kepala SMKN 10 Garut, Enden Lesmanawati, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya invitasi tersebut. Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Garut yang tetap meluangkan waktu menghadiri kegiatan olahraga pelajar.

"Alhamdulillah invitasi bola voli ke-8 ini bisa dihadiri langsung oleh Bapak Bupati. Kami berharap kegiatan ini menghasilkan atlet-atlet yang dapat mendukung prestasi SMKN 10 Garut, Kabupaten Garut, hingga Jawa Barat," tutur Enden.

Penyelenggara berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga mempererat hubungan antar sekolah serta membangun karakter pelajar melalui nilai sportivitas.

Dengan digelarnya invitasi tersebut, bola voli pelajar Garut kembali mendapat ruang untuk tumbuh. Sebab, mencetak atlet tidak cukup dengan mencari juara sehari, melainkan membutuhkan lapangan, pembinaan, dan keseriusan yang terus dijaga.*****

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X