LOCUSonline - Di tengah derasnya arus urbanisasi yang membuat banyak putra daerah sukses di kota besar, Pemerintah Kabupaten Garut mengingatkan bahwa rasa cinta kampung halaman seharusnya tidak berhenti pada nostalgia dan unggahan media sosial saat mudik. Pesan itu mengemuka dalam pengukuhan pengurus Asgar Jaya Komisariat Garut yang digelar di Sabda Alam Convention Hall, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (30/5/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama jajaran pengurus organisasi yang selama ini menjadi wadah silaturahmi dan pengabdian masyarakat Garut, baik yang tinggal di daerah maupun yang merantau ke berbagai wilayah Indonesia.
Dalam sambutannya, Abdusy Syakur menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, masyarakat Garut yang telah sukses di luar daerah memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi membangun tanah kelahirannya.
Bupati menilai ikatan emosional terhadap kampung halaman seharusnya menjadi energi positif untuk melahirkan gagasan, investasi, hingga program pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata bagi kemajuan Garut.
"Saya meyakini orang-orang Garut yang memiliki keterikatan emosional dengan daerah asalnya pasti akan berpikir bagaimana caranya ikut membangun Garut menjadi lebih baik," ujar Abdusy Syakur.
Pernyataan tersebut seakan menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap daerah bukan hanya diukur dari seberapa sering menyebut nama Garut dalam percakapan, melainkan seberapa besar kontribusi yang diberikan untuk membantu perkembangan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum Asgar Jaya, Asep Sulaeman, menyebut pengukuhan Komisariat Garut memiliki arti penting karena dilaksanakan langsung di tanah kelahiran mayoritas anggota organisasi. Ia mengapresiasi seluruh pengurus dan pembina yang bersedia mengabdikan waktu, tenaga, serta pemikiran mereka tanpa mengharapkan imbalan materi.
Menurut Asep, menjadi bagian dari Asgar Jaya bukan sekadar posisi organisasi, melainkan bentuk perjuangan sosial untuk membantu sesama warga Garut yang membutuhkan dukungan.
"Saya bangga kepada seluruh pengurus dan pembina yang bersedia menjadi pegiat sekaligus pejuang Asgar Jaya. Tidak ada keuntungan pribadi yang diperoleh, yang ada hanya semangat berkontribusi dan membantu masyarakat," kata Asep.
Di sisi lain, Ketua Asgar Jaya Komisariat Garut yang baru dikukuhkan, Heri Hermawan, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah organisasi bersama jajaran pengurus lainnya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan harus diwujudkan melalui program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Amanah yang diberikan kepada kami merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh demi kemajuan organisasi dan masyarakat Garut," ungkap Heri.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum memperkuat jaringan masyarakat Garut lintas daerah sekaligus mempertegas peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah.
Di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks, keberadaan komunitas seperti Asgar Jaya diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan bernostalgia tentang kampung halaman. Lebih dari itu, organisasi ini dituntut menjadi jembatan kolaborasi antara para perantau, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah dalam melahirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.