Kamis, 4 Juni 2026

Bandung Zoo Targetkan Pengelola Baru April 2026, Investasi Capai Rp50 Miliar

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 13 April 2026 | 17:17 WIB


[Locusonline.co] Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa peluang investasi dalam pengelolaan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) mencapai lebih dari Rp50 miliar dalam dua tahun pertama. Angka ini menunjukkan besarnya skema kerja sama yang akan dijalankan, sehingga diperlukan mitra lembaga konservasi dengan kapasitas dan reputasi terbaik.





"Karena anggarannya yang akan dikelola juga besar ya. Maksudnya, peluang investasinya bisa di atas Rp50 miliar. Jadi, memang mesti lembaga konservasi yang memiliki kekuatan pengelolaan yang sangat baik," kata Farhan di Bandung, Senin (13/4/2026).





85 Lembaga Konservasi Diundang, Seleksi Ketat Berlapis





Farhan mengungkapkan bahwa proses penataan dan pengelolaan Bandung Zoo saat ini memasuki tahap penting dengan dibukanya peluang kerja sama bagi lembaga konservasi berbadan hukum. Sebanyak 85 lembaga konservasi telah diundang untuk mengikuti proses seleksi.





"Yang penting dia (calon pengelola) harus memiliki reputasi yang sangat baik," katanya.





Proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis, dengan pengawasan dari berbagai pihak:





Pihak PengawasPeran
Pemerintah pusatPengawasan kebijakan konservasi nasional
Pemerintah provinsiKoordinasi dan pengawasan tingkat daerah
Pemerintah kotaPenyelenggara dan pengawas utama
MasyarakatPartisipasi publik sebagai bentuk transparansi




Pemkot Bandung juga membuka ruang partisipasi masyarakat sebagai bagian dari komitmen transparansi dalam menentukan pengelola baru kebun binatang tertua di Indonesia ini.





Target Akhir April: Pengelola Baru Mulai Mengerucut





Farhan menargetkan proses seleksi mulai mengerucut pada akhir April 2026. Hanya peserta dengan reputasi dan kapasitas terbaik yang akan dipilih, dengan mengedepankan standar profesional.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X