"Kalau hanya belanja pemerintah, pertumbuhan tidak mungkin sampai 5,61 persen. Swasta juga tumbuh," ucapnya.
Di tengah derasnya prediksi pesimistis soal ekonomi global, pemerintah tampaknya memilih strategi sederhana: gas terus dulu, urusan rem nanti dipikir belakangan. Sebab bagi pemerintah, ekonomi yang terlalu hati-hati justru berisiko jalan di tempat, sementara rakyat sudah lebih dulu kehabisan tenaga menghadapi harga kebutuhan yang terus bergerak naik.*****
Artikel Terkait
Proyek Listrik Data Center Microsoft Rampung, PLN Pastikan Server Tak Ikut Padam Bergilir di Era Ekonomi Digital
Putri Karlina Promosi Garut Go International, Istri Diplomat Jadi Influencer Dadakan Industri Kulit dan Pariwisata
Industri Manufaktur Indonesia Dikepung Tekanan Global, Pemerintah Siapkan Satgas dan Jurus Tahan Nafas Ekonomi
KPPU–JFTC Perkuat Kerja Sama Awasi Persaingan Usaha Digital, Kartel Kini Tak Cukup Sembunyi di Ruang Rapat
Proyeksi Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Tumbuh 5,48 Persen, Ditopang THR dan Lebaran di Tengah Tekanan Global
Strategi Airlangga Hadapi Gejolak Selat Hormuz: Impor BBM Aman, LPG Jadi Pahlawan Dadakan Industri Nasional
KAI Luncurkan Kereta Ekonomi New Generation 2026: Tiket Mulai Rp40 Ribu, Kursi Rasa Eksekutif untuk Rakyat yang Sabar
13 Proyek Hilirisasi Nasional Resmi Dimulai: DPR Apresiasi Ekonom Ingatkan Jangan Sampai Hanya Jadi Groundbreaking Seremonial
Walau Berada di Bantaran Rel Kereta, RM Khas Sunda di Garut Ini Mampu Bersaing Dengan Restoran Mewah
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, Rupiah Tertekan: Konflik Israel–AS–Iran Bikin Ekonomi Indonesia Ikut Deg-degan