ekonomi

Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi per 1 September di Indonesia, Naik atau Turun?

Senin, 1 September 2025 | 16:22 WIB


LOCUSONLINE, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bersama sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) lainnya secara resmi melakukan penyesuaian harga BBM per 1 September 2025. Hasil pantauan menunjukkan bahwa sebagian produk BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga, sementara harga BBM subsidi tetap stabil tanpa perubahan .





Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi





Berdasarkan pengumuman resmi Pertamina, penyesuaian harga ini dilakukan dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran BBM Umum .





Perubahan Harga BBM Pertamina





Berikut adalah penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina di DKI Jakarta dan sekitarnya:






  • Pertamax Turbo (RON 98): Turun dari Rp 13.200 per liter menjadi Rp 13.100 per liter




  • Dexlite (CN 51): Turun dari Rp 13.850 per liter menjadi Rp 13.600 per liter




  • Pertamina DEX (CN 53): Turun dari Rp 14.150 per liter menjadi Rp 13.850 per liter





Sementara itu, beberapa produk BBM nonsubsidi lainnya justru tidak mengalami perubahan harga:






  • Pertamax (RON 92): Tetap Rp 12.200 per liter




  • Pertamax Green (RON 95): Tetap Rp 13.000 per liter





Variasi Harga per Wilayah





Harga BBM nonsubsidi bervariasi antarwilayah. Sebagai contoh:






  • Free Trade Zone (FTZ) Batam: Pertamax Turbo dijual Rp 12.450 per liter, lebih murah dibandingkan harga di Jakarta .




  • Kalimantan Selatan: Pertamax Turbo dibanderol Rp 13.700 per liter, lebih tinggi daripada harga di Pulau Jawa .




  • Nusa Tenggara Timur: Terdapat produk solar nonsubsidi dengan harga Rp 13.500 per liter .





Harga BBM Subsidi Tidak Berubah





Untuk BBM subsidi, Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga hingga saat ini:






  • Pertalite (RON 90): Tetap Rp 10.000 per liter




  • Solar Subsidi (CN 48): Tetap Rp 6.800 per liter





Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah .


Halaman:

Tags

Terkini