ekonomi

Prabowo Subianto Tegaskan Bersih-Bersih Pemerintahan, Penerimaan Pajak Naik 30%

Rabu, 25 Maret 2026 | 17:17 WIB


[Locusonline.co] JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk membenahi tata kelola (governance) pemerintahan secara menyeluruh. Dalam diskusi bertajuk Presiden Prabowo Menjawab, ia menyampaikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pejabat di bawahnya untuk segera membersihkan diri dari praktik-praktik curang yang selama ini menggerogoti penerimaan negara.






"Makanya saya semua kawan-kawan di semua lembaga, saya tanya-tanya. You, bersihkan dirimu atau You nanti akan dibersihkan," tegas Prabowo .






Berantas Praktik Curang yang Merugikan Negara





Presiden menyebut berbagai praktik tidak terpuji yang selama ini merugikan keuangan negara harus diberantas habis. Mulai dari penyelundupan, penipuan, hingga under-invoicing (praktik pelaporan nilai barang impor di bawah harga sebenarnya) menjadi sasaran utama pembenahan.






"Kita harus beresin governance kita. Hal-hal kecenderungan selalu menipu. Nyelundup. Under-invoicing. Semua praktek-praktek itulah. Ini pelan-pelan kita benahi," ujar Prabowo .






Penerimaan Pajak Melonjak 30%





Langkah pembenahan yang sudah berjalan, menurut Prabowo, mulai memperlihatkan hasil nyata. Ia mengungkapkan bahwa penerimaan pajak pada Januari dan Februari 2026 berhasil tumbuh konsisten di atas 30 persen.






"Kalau kita lihat penerimaan pajak kita sudah kelihatan trajectory naik. Januari, Februari, Maret, ini naiknya cukup signifikan. Naiknya itu sekitar 30%. Mudah-mudahan bertahan," katanya .






Prabowo mengaitkan kenaikan signifikan ini dengan proses pembersihan di internal Direktorat Jenderal Pajak yang tengah berlangsung. Ia menegaskan bahwa langkah serupa juga akan diterapkan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.


Halaman:

Tags

Terkini