Kementerian ESDM: Tunggu Saja 1 April
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, belum dapat memastikan kebenaran informasi yang viral tersebut. Ia memilih untuk menunggu hingga tanggal 1 April untuk memberikan kejelasan.
"Untuk BBM Nonsubsidi kita tunggu 1 April saja ya," katanya singkat.
Pernyataan Laode ini memperkuat dugaan bahwa pemerintah memang sedang mengkaji harga BBM nonsubsidi, namun angka pasti dan kebijakannya belum ditetapkan hingga saat ini.
Kabar Baik: BBM Subsidi Tak Naik
Di tengah kekhawatiran publik, ada kabar yang lebih menenangkan terkait BBM bersubsidi. Laode Sulaeman memastikan bahwa Pertalite dan Biosolar tidak akan mengalami kenaikan harga.
Keduanya akan tetap stabil di harga:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar: Rp6.800 per liter
Kepastian ini menjadi napas lega bagi masyarakat menengah ke bawah yang sangat bergantung pada dua jenis BBM tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Latar Belakang: Dinamika Global dan Tekanan Harga Minyak
Isu kenaikan BBM nonsubsidi bukan tanpa alasan. Dunia sedang menghadapi gejolak energi akibat konflik di Timur Tengah. Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital pengiriman minyak dunia (sekitar 20 persen pasokan global), mengalami gangguan. Harga minyak mentah dunia pun sempat melonjak signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Sebagai konsekuensinya, harga BBM nonsubsidi yang menggunakan formula pasar (sesuai harga keekonomian) memang berpotensi mengalami penyesuaian. Namun, hingga berita ini diturunkan, pemerintah masih melakukan evaluasi mendalam untuk menentukan besaran kenaikan yang paling tepat.