ekonomi

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Jamin BBM Subsidi Tetap Aman Sampai Akhir Tahun

Senin, 6 April 2026 | 17:43 WIB


[Locusonline.co] Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Jaminan ini diberikan meskipun harga minyak dunia terus meningkat akibat eskalasi konflik AS-Israel melawan Iran yang memanas di Timur Tengah.





"Kami siap tidak menaikkan (harga) sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi, dengan asumsi harga minyak 100 dolar AS per barel sampai akhir tahun, sudah dihitung rata-rata," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026) .





Pernyataan ini sekaligus merespon kekhawatiran masyarakat yang sempat ramai membahas potensi kenaikan harga BBM subsidi pasca-Lebaran.





BBM Subsidi Aman, BBM Non-Subsidi Mengikuti Dinamika Pasar





Meskipun memberikan jaminan untuk BBM bersubsidi, Purbaya mengakui bahwa pemerintah tidak dapat memberikan jaminan yang sama untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Komoditas tersebut tidak termasuk dalam skema subsidi sehingga harganya mengikuti mekanisme pasar.





"Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi. Masyarakat di luar nggak usah ribut, nggak usah takut, kami sudah hitung (anggaran subsidinya masih cukup)," tegasnya.





Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah mempersiapkan berbagai skenario mitigasi, baik jika harga minyak dunia naik menjadi 80 dolar AS per barel maupun 100 dolar AS per barel .





Bantalan APBN: Dana SAL Rp420 Triliun dan PNEB ESDM





Untuk menjaga ketahanan fiskal di tengah tekanan kenaikan harga minyak, pemerintah masih memiliki sejumlah "bantalan" (cushion) yang cukup kuat. Purbaya merinci dua sumber utama:


Halaman:

Tags

Terkini