Kamis, 4 Juni 2026

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Jamin BBM Subsidi Tetap Aman Sampai Akhir Tahun

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 6 April 2026 | 17:43 WIB




  1. Sisa Anggaran Lebih (SAL): Pemerintah memiliki dana cadangan sebesar Rp420 triliun, termasuk Rp200 triliun yang ditempatkan di perbankan.




  2. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Kenaikan harga komoditas energi global justru berpotensi meningkatkan PNBP dari sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM).





"Yang penting adalah dananya ada, cushion kita masih ada, nanti juga Pak Menteri ESDM (Bahlil Lahadalia) menjanjikan pendapatan yang lebih dari kenaikan harga minyak dan harga batubara di pasar dunia," tuturnya .





Setiap Kenaikan 1 Dolar AS per Barel, Subsidi Bertambah Rp6,8 Triliun





Purbaya mengingatkan bahwa setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar 1 dolar AS per barel berdampak langsung pada peningkatan beban subsidi BBM pemerintah, yaitu sebesar Rp6,8 triliun. Oleh karena itu, efisiensi anggaran di berbagai sektor menjadi keniscayaan.





"Setiap harga minyak dunia mengalami kenaikan 1 dolar AS per barel, maka pemerintah perlu menambah subsidi sebesar Rp6,8 triliun," jelasnya.





Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah tengah gencar melakukan pemangkasan anggaran pada pos-pos pengeluaran yang kurang efisien di kementerian dan lembaga (K/L). Langkah ini bertujuan menjaga tingkat defisit APBN tetap di angka aman 2,92 persen, tanpa harus menggerus dana SAL.





"Nanti kami ajak (kementerian dan lembaga) supaya minimum (meminimalkan pengeluaran), kami kendalikan dan kami maintain (jaga) yang lain juga, kami boost (tingkatkan) pendapatan dari beberapa sektor, termasuk komoditas," ucap Purbaya .





Tabel Ringkasan: Skenario Harga Minyak vs Ketahanan APBN





Skenario Harga Minyak per BarelDampak SubsidiStatus BBM Subsidi
80 dolar ASTerkendaliAMAN (tidak naik)
100 dolar ASMasih dalam hitungan APBNAMAN (tidak naik)
>100 dolar AS (dengan efisiensi & PNBP)Dapat ditutup SAL & PNBPAMAN (tidak naik)




Pesan Menkeu ke Publik: Jangan Panik dan Jangan Percaya Hoaks





Menutup rapat kerjanya, Purbaya mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu hoaks mengenai kenaikan harga BBM subsidi yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menghitung secara cermat kemampuan APBN dalam menghadapi gejolak harga minyak dunia.





"Jadi, (BBM) yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi, masyarakat di luar nggak usah ribut, nggak usah takut, kami sudah hitung (anggaran subsidinya masih cukup)," pungkas Purbaya. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X