ekonomi

BJB Salurkan CSR Rp239 Juta untuk 22 Masjid di Garut di Tengah Tekanan Penurunan TKD

Sabtu, 11 April 2026 | 17:36 WIB


[Locusonline.co] GARUT – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (Bank BJB) menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun anggaran 2024 kepada 22 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Garut. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Lantai 3 BJB Kantor Cabang Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Jumat (10/4/2026).





Alokasi dana CSR ini merupakan bagian dari komitmen Bank BJB sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan syiar keagamaan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, membuka acara secara resmi, didampingi jajaran Bank BJB dan para pengurus masjid penerima manfaat.





CSR Jadi "Oksigen" di Tengah Keterbatasan APBD





Nurdin Yana mengungkapkan bahwa saat ini skema bantuan hibah langsung dari pemerintah daerah mengalami tantangan akibat adanya pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD). Penurunan TKD Kabupaten Garut tercatat signifikan dan cukup memberatkan postur anggaran daerah.





"Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, Bank BJB hadir sebagai upaya yang dapat mengkonversi bentuk bantuan pemerintah kepada masyarakat, sehingga dengan demikian tugas pemerintah terbantu dengan adanya CSR ini," ujar Nurdin Yana.





IndikatorKeterangan
Penerima22 DKM se-Kabupaten Garut
Total bantuanRp239.000.000
Metode penyaluranTransfer langsung ke rekening DKM
TujuanKesejahteraan masjid dan aktivitas syiar agama




Transparansi Jadi Prioritas: Transfer Langsung, Bukan Tunai





Pimpinan Cabang BJB Garut, Asep Wahyu Ismail, menjelaskan bahwa total dana CSR yang disalurkan mencapai Rp239 juta. Ia memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan dengan prinsip akuntabilitas tinggi.





"Untuk menjaga transparansi, bantuan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing DKM. Tidak ada transaksi tunai agar pelaporan dapat terpantau dengan jelas sesuai peruntukannya. Kami ingin bantuan ini benar-benar bermanfaat untuk menyejahterakan masjid dan mendukung aktivitas syiar agama," kata Asep Wahyu.





Metode transfer langsung ini menjadi langkah penting untuk memastikan dana sampai ke tangan yang tepat dan digunakan sesuai peruntukannya, sekaligus meminimalkan risiko penyalahgunaan.


Halaman:

Tags

Terkini