Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa dalam dunia ekonomi modern, perang bukan hanya soal angka dan kebijakan, tetapi juga soal persepsi. Sebab satu kutipan palsu yang terdengar meyakinkan kadang lebih cepat dipercaya dibanding penjelasan resmi sepanjang tiga paragraf.
Sementara itu, pemerintah tetap berupaya menjaga iklim investasi sambil menegaskan bahwa aturan negara harus dihormati semua pihak. Karena pada akhirnya, investasi memang dibutuhkan, tetapi kedaulatan ekonomi tampaknya juga tidak ingin sepenuhnya berubah menjadi layanan pelanggan selalu benar.*****