LOCUSONLINE - Kunjungan Delegasi Republik Rwanda. Ke depan tidak menutup kemungkinan delegasi dari negara luar lainnya ada yang menyusul berkunjung, kali ini tidak lepas peran Tatang Taryana, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Purwakarta, kedatangan Delegasi Pemerintah Republik Rwanda bersama organisasi nirlaba SPARK Microgrants yang bekerja sama dengan Bank Dunia (the World Bank) study banding di Desa Sukajaya yang saat ini sudah mandiri, di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Negara Republik Indonesia. Hal tersebut diakui Nirwan Hermawan, Kepala Desa Sukajaya, kepada media usai study banding itu, Rabu (11/10/2023).
Delegasi Rwanda bersama Bank Dunia (The World Bank) dan perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Menurut Nirwan, mereka berkunjung utamanya tertarik peningkatan ekonomi, lebih condongnya ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
Di kesempatan itu, Kabera Godfrey, Kepala Lembaga Perencanaan Nasional yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan, Ketua Delegasi Pemerintah Republik Rwanda, Afrika Tengah, mengaku pengalamannya sangat menarik, hasil-hasil terbaik, sistem-sistem di Rwanda dan Indonesia banyak kemiripan, meski realisasinya ada yang berbeda, sering bertemu dari bawah ke atas dan saling menyelaraskan prioritas dari Pemerintah. Kemiripan musyawarahnya dalam menggali aspirasi.
Menjawab media adakah CSR dari perusahaan di negaranya untuk lingkungan, Kabera Godfrey jelaskan, di negara Rwanda CSR ada, tidak diwajibkan berapa persen, tapi ada perkecualian pajak.
"Dari CSR mereka biasanya mengeluarkan untuk rumah sakit, pembangunan, baik untuk sarana pendidikan, kesehatan dan pembangunan lainnya sesuai kesepakatan perusahaan dengan masyarakat, bisa berupa uang atau kegiatan," ungkapnya.
"Mereka datang dari Rwanda ke Indonesia ingin mengetahui bagaimana lajunya perkembangan perekonomian bersama industri di Indonesia, dulu ada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan, sekarang Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)," terang Taufik Rinaldi .
Sebelum delegasi ini tiba di Desa Sukajaya, pihaknya mengaku, ada teman survei terlebih dahulu dan berbincang perihal pembangunan Desa, setelah cocok bekerjasama Kemendes PDTT koordinasi dengan berbagai pihak terkait, mengirim surat ke Provinsi, Kabupaten dan Desa, setelah persetujuan bersama hari ini kami tiba di Desa Sukajaya.
Di Jawa Barat, selain Purwakarta, ada Desa Cibiru Wetan di Bandung, sudah di kunjungi delegasi Rwuanda ini, kami berharap dapat saling menguntungkan dari kunjungan ini dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan peningkatan ekonomi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Taufik dari Kemendes PDTT, Perwakilan Kabupaten setempat, Camat Sukatani, Para Kepala Desa di Sukatani, Ketua Apdesi Purwakarta, para pengurus di lingkungan pemerintahan Desa setempat dan lainnya.
Selesai kegiatan berphoto bersama, ada Cinderamata untuk masing-masing, agar kedepan dapat mengenang kunjungan ini yang diharapkan menjadi langkah sejarah dalam pembangunan guna meraih keberhasilan dalam upaya lajunya peningkatan perekonomian yang sehat dan mandiri, di lingkungan pedesaan sejahtera bersama, mendukung kemajuan negara dan dunia yang lebih sehat serta berkualitas baik.
Demikian informasi tentang "Kunjungan Delegasi Republik Rwanda." semoga membantu
(Laela)
JANGAN LUPA IKUTI CHANEL YOUTUBE KAMI JUGA YA!