Kamis, 4 Juni 2026

Kamar Dagang Indonesia Shanghai Resmi Berdiri! Dorong Ekspansi Perusahaan ke Pasar Asia Tenggara

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 30 Maret 2026 | 11:18 WIB


[Locusonline.co] Shanghai – Langkah strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-China kembali terwujud. Kamar Dagang Umum Indonesia Shanghai (Indonesia Chamber of Commerce in Shanghai) resmi didirikan pada Jumat (27/3/2026) di sela-sela gelaran perdana ajang Overseas Investment and Comprehensive Service Exhibition. Pendirian ini menjadi tonggak penting dalam institusionalisasi kerja sama bisnis kedua negara.





Menurut sejumlah pejabat yang hadir, pendirian kamar dagang ini tidak hanya menandai peluncuran resmi platform layanan dan kerja sama baru, tetapi juga mendorong pertukaran dan kerja sama perusahaan antara kedua belah pihak ke tahap yang lebih terinstitusionalisasi dan ternormalisasi.





Kehadiran wadah ini diharapkan memberikan dukungan pragmatis bagi lebih banyak perusahaan Shanghai untuk mengglobal serta memanfaatkan platform pameran tersebut untuk menjelajahi pasar Indonesia dan pasar Asia Tenggara yang lebih luas.





Dari Kereta Cepat ke Konektivitas Manusia





Dalam acara tersebut, Adi Harsono, Ketua Komite Kerja Sama Regional Asia-Pasifik Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), menyampaikan pidato utama yang menginspirasi bertajuk "From the Jakarta-Bandung High-Speed Railway to People-to-People Bonds: China-Indonesia Cooperation and Future Investment Opportunities" (Dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke Ikatan Antar masyarakat: Kerja Sama China-Indonesia dan Peluang Investasi Masa Depan).





Adi menguraikan bagaimana proyek-proyek besar, seperti Kereta Cepat Whoosh, telah menjadi simbol nyata dari koneksi mendalam antara masyarakat kedua negara. Ia mendemonstrasikan tren serta potensi besar kerja sama Indonesia-China yang beralih dari "konektivitas keras" (hard connectivity) ke "konektivitas lunak" (soft connectivity), dan dari kemitraan berbasis proyek ke kerja sama ekologis yang lebih luas.





"Proyek Whoosh bukan sekadar infrastruktur transportasi. Ia adalah jembatan yang menghubungkan hati dan masa depan kedua bangsa. Inilah saatnya kita melangkah dari kerja sama proyek ke kerja sama ekosistem," ujar Adi dalam pidatonya.





Komitmen KJRI Shanghai: Dorong Perdagangan, Budaya, dan Investasi





Berlianto Situngkir, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai, menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk mendorong kerja sama antara Indonesia dan kawasan China timur di berbagai bidang.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X