Farhan berencana untuk menelusuri langsung ke distributor guna memastikan akar permasalahan. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi permainan harga yang merugikan konsumen dan pelaku UMKM.
Peluang Emas: Kurangi Ketergantungan pada Plastik
Di tengah kabar buruk ini, Farhan justru melihat adanya sisi positif yang bisa dimanfaatkan. Ia menilai bahwa lonjakan harga plastik dapat menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai.
"Selain harganya mahal, ini juga kesempatan kita untuk mengurangi sampah plastik," tuturnya.
Ia mengimbau seluruh warga Bandung untuk membiasakan diri membawa wadah sendiri saat berbelanja atau membeli makanan.
"Kalau keluar rumah jangan lupa bawa kantong belanja sebagai pengganti kresek, dan bawa juga kontainer makanan dari rumah," imbaunya.
Manfaat Ganda: Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan
Menurut Farhan, langkah sederhana ini memberikan manfaat ganda. Pertama, masyarakat tidak lagi terbebani oleh mahalnya harga plastik kemasan. Kedua, kebiasaan ini berdampak positif terhadap lingkungan dengan menekan jumlah sampah plastik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Langkah sederhana tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban biaya akibat mahalnya plastik, tetapi juga berdampak positif terhadap lingkungan," pungkasnya. (**)