Kamis, 4 Juni 2026

Harga LPG 12 Kg Naik, Bahlil Lahadalia: “Itu untuk Orang Mampu”

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Minggu, 19 April 2026 | 11:11 WIB


[Locusonline.co] JAKARTA – Harga LPG tabung 12 kilogram (kg) mengalami kenaikan di sejumlah wilayah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, merespons santai kenaikan tersebut dengan menegaskan bahwa LPG 12 kg memang diperuntukkan bagi masyarakat mampu, sehingga penyesuaian harga dinilai tidak menjadi persoalan utama.






"Saya mau tanya, kalau nonsubsidi itu untuk orang kaya atau untuk orang susah? Ya udah orang mampu. Kan gini lho bos, negara itu hadir untuk membantu semua rakyat, tetapi prioritasnya itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Kalau yang mampu, ya harusnya dia berkontribusi untuk saling membantu itu aja kok," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta .






LPG 3 Kg Subsidi Tetap Aman, Tidak Naik





Di sisi lain, pemerintah memastikan bahwa harga LPG 3 kg tidak akan mengalami kenaikan. Kebijakan ini, menurut Bahlil, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi daya beli masyarakat kurang mampu.






"Kalau yang subsidi tetap (LPG 3 kg). Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah presiden dan perintah juga aturan. Jadi itu ya," terang Bahlil .






Teguran bagi Masyarakat Mampu Pengguna LPG 3 Kg





Bahlil juga mengingatkan masyarakat yang tergolong mampu agar tidak menggunakan LPG 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi warga kurang mampu. Ia menyebut praktik tersebut tidak tepat dan mengurangi efektivitas subsidi yang diberikan negara.






"Jadi kalau masa contoh model kayak orang kaya, ya masa orang kaya pendapatannya di atas Rp 500 juta per bulan disuruh pakai LPG 3 kilo? Sorry ye," katanya dengan tegas .






Stok LPG Nasional Aman





Menanggapi kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan, Bahlil memastikan bahwa stok LPG nasional saat ini dalam kondisi aman. Pemerintah terus melakukan koordinasi dengan Pertamina dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan pasokan tetap terjaga, meskipun kebutuhan LPG Indonesia masih banyak bergantung pada impor.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X