ekonomi

GEM Group Dorong Hilirisasi Nikel, Perkuat Posisi Indonesia di Rantai Pasok Baterai EV Global

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:15 WIB



Penguatan Riset: Fasilitas Bersama di ITB Senilai USD30 Juta





Di sisi lain, pengembangan ekosistem inovasi turut menjadi bagian dari strategi industri GEM Group. Perusahaan membangun fasilitas riset bersama di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan nilai investasi sekitar USD30 juta.





Laboratorium ini dilengkapi dengan:






  • Lebih dari 300 perangkat riset canggih.




  • Mencakup berbagai tahapan riset, mulai dari proses metalurgi hingga evaluasi material baterai.





Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara riset dan industri, sekaligus mempercepat pengembangan teknologi pengolahan nikel di dalam negeri. Dalam jangka panjang, sinergi ini menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi eksternal dan memperkuat basis inovasi nasional.





Dampak Strategis bagi Indonesia





Langkah GEM Group memperkuat beberapa agenda strategis nasional:






  1. Hilirisasi SDA: Mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi.




  2. Penguatan Rantai Pasok EV Global: Indonesia menjadi pemain kunci dalam industri baterai kendaraan listrik.




  3. Penciptaan Lapangan Kerja: Lebih dari 10 ribu tenaga kerja terserap.




  4. Penerimaan Negara: Kontribusi pajak signifikan dari sektor industri.




  5. Penguatan Riset dan Inovasi: Kolaborasi dengan ITB memperkuat kemampuan riset nasional. (**)


Halaman:

Tags

Terkini