ekonomi

“Sudah Untung Puluhan Tahun, Jangan Naikkan Harga!” Tegas Mentan ke Pengusaha

Rabu, 8 April 2026 | 14:14 WIB
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman



Skenario Kenaikan Harga PestisidaDampak terhadap Petani
5-10% (wajar)Masih dapat ditoleransi
20-30% (tinggi)Memberatkan petani, mengganggu biaya produksi




Sebagai alternatif, Mentan mengusulkan agar kenaikan harga pestisida berada pada kisaran yang wajar, sekitar 5 hingga 10 persen, sehingga tetap memberikan keuntungan bagi pengusaha tanpa membebani petani.





"Jangan ambil untung banyak sampai naikkan 30 (persen) karena aku punya penemuan, kami punya pabrik, kalian saya di situ. Ahli pestisida, ahli rodentisida. Jadi kalau bisa jangan dinaikkan banyak-banyak," tutur Amran.





Pemerintah Siapkan Dukungan Pestisida





Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif dengan menyediakan dukungan pestisida bagi petani untuk memastikan kebutuhan tetap terpenuhi di tengah potensi gangguan pasokan akibat dinamika global.





Mentan menegaskan bahwa sektor pertanian Indonesia relatif aman karena berbagai dukungan telah disiapkan pemerintah, termasuk:





Bentuk Dukungan PemerintahKeterangan
IrigasiMemastikan ketersediaan air bagi tanaman
PompanisasiMengatasi kekeringan akibat El Nino
Alat mesin pertanian (alsintan)Meningkatkan efisiensi produksi
Bantuan pupukMenjaga produktivitas lahan
Dukungan pestisidaAntisipasi serangan hama




Fokus Utama: Pupuk, Bukan Pestisida





Amran mengingatkan bahwa faktor yang lebih krusial dalam produksi pertanian adalah pupuk, bukan pestisida. Oleh karena itu, perhatian utama pemerintah tetap diarahkan pada ketersediaan dan stabilitas harga pupuk.





"Jangan ambil untung banyak sampai naikkan 30 (persen) karena aku punya penemuan, kami punya pabrik, kalian saya di situ," tegas Amran.





Ia berharap kondisi serangan hama dapat terkendali, sehingga kebutuhan pestisida tidak meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya turut menjaga stabilitas biaya produksi petani.





Optimisme di Tengah Tantangan





Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis petani tetap mampu menjaga produktivitas meskipun menghadapi tantangan geopolitik dan perubahan iklim yang berpotensi mempengaruhi sektor pertanian nasional.

Halaman:

Tags

Terkini