ekonomi

Mentan Amran: Ekspor CPO Melonjak 32 Juta Ton Berkat B50, Petani Sawit Makin Bergeliat!

Rabu, 8 April 2026 | 15:35 WIB


[Locusonline.co] Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan geliat petani sawit meningkat seiring dengan disisihkannya sebagian crude palm oil (CPO) untuk program mandatori Biodiesel 50 (B50) yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini dinilai mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus mengerek ekonomi sektor perkebunan nasional.





Ditemui usai rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (7/4/2026), Amran menjelaskan bahwa kebijakan tersebut memungkinkan Indonesia tidak lagi mengimpor solar tahun ini. Pemerintah memanfaatkan sekitar 5,3 juta ton CPO untuk kebutuhan energi dalam negeri.





"Kita gunakan CPO kita untuk solar biofuel B50. Ternyata, setelah kita tidak impor solar dan mengurangi ekspor CPO kita dari 26 juta menjadi 21 juta, petani-petani kita memanfaatkan kondisi geopolitik yang memanas sehingga produksi kita, ekspor kita naik 6 juta ton," kata Mentan.





Ekspor Melonjak, Bukan Turun!





Awalnya, pemerintah memperkirakan bahwa pengalihan CPO untuk B50 akan menurunkan volume ekspor dari sekitar 26 juta ton menjadi 21 juta ton. Namun, kondisi geopolitik global yang memanas justru mendorong kenaikan harga komoditas perkebunan. Petani pun meningkatkan produksi dan memanfaatkan peluang pasar secara optimal.





Hasilnya? Ekspor CPO Indonesia justru meningkat signifikan menjadi sekitar 32 juta ton, atau naik sekitar 6 juta ton dibandingkan sebelum kebijakan pengalihan untuk biofuel diterapkan.





"Ekspor kita justru naik menjadi 32 juta ton. Jadi kita memanfaatkan dengan baik, petani kita memanfaatkan dengan baik kondisi geopolitik yang memanas karena harga komoditas perkebunan naik cukup tinggi," ujarnya.





IndikatorSebelum B50Setelah B50Perubahan
Ekspor CPO26 juta ton32 juta ton+6 juta ton
CPO untuk B50-5,3 juta tonDialihkan ke domestik
Impor solarMasih imporNol imporHemat devisa




Dampak Ekonomi: Devisa Rp160 Triliun, Hemat Impor Rp41 Triliun





Mentan menambahkan bahwa peningkatan ekspor tersebut memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia:


Halaman:

Tags

Terkini