Peringatan dari Negeri Non-Muslim: Jangan Sampai Kalah!
Pemerintah menyadari bahwa persaingan di industri halal tidak lagi hanya datang dari internal. Negara-negara dengan populasi minoritas muslim, seperti Korea Selatan, China, dan Jepang, justru kini sangat agresif dalam mengembangkan layanan dan produk halal untuk menangkap pangsa pasar global.
Fakta ini menjadi tamparan sekaligus pemacu semangat bagi para pelaku UMKM dan desainer di Bandung untuk terus meningkatkan standar dan kualitas produk mereka.
"Sekarang negara yang minoritas muslim seperti Korea, China, Jepang saja sudah menyediakan layanan halal. Kita jangan sampai kalah. Jawa Barat harus menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah dan industri halal," tegas Wagub Erwan.
Infrastruktur Legalitas: 800 Ribu Sertifikat Halal dan Target Baru
Untuk memenangkan persaingan global, infrastruktur legalitas produk menjadi fondasi yang tak bisa ditawar. Sepanjang tahun 2025, Jawa Barat telah menerbitkan 800 ribu sertifikat halal. Sebuah pencapaian monumental yang menjadi bukti keseriusan daerah ini.
Memasuki tahun 2026, target dinaikkan dengan proyeksi tambahan lebih dari 600 ribu sertifikat baru. Angka ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan kenyamanan konsumen, sekaligus menjadi tiket bagi produk-produk lokal untuk menembus pasar internasional.
Pentahelix: Kunci Sukses Ekosistem Halal
Keberhasilan target ambisius ini, menurut Erwan, mustahil tercapai tanpa kolaborasi yang solid dari seluruh pemangku kepentingan. Konsep pentahelix—sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media—menjadi roh dari gerakan ini.
Perbankan, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas kreatif seperti Indonesia Hijabfest bergerak bersama. Bank Indonesia dan Bank Syariah Indonesia (BSI) juga menjadi mitra strategis dalam memastikan ekosistem fesyen halal di Bandung tetap dinamis, kompetitif, dan siap bersaing di kancah dunia.
Paris van Java, Kini dengan Nafas Syariah
Bandung tak lagi hanya menjadi kiblat mode nasional. Dengan fondasi sejarah yang kokoh, ekosistem industri yang matang, sertifikasi massal, dan kolaborasi pentahelix yang solid, "Paris van Java" siap melangkah lebih jauh. Transformasi menjadi episentrum fesyen halal global adalah sebuah keniscayaan. Dunia tengah menyaksikan, dan Indonesia, melalui Jawa Barat, siap menjawab tantangan. (**)