Kamis, 4 Juni 2026

Pemerintah Fokus Kembangkan Tujuh Subsektor Prioritas Ekonomi Kreatif: Kuliner, Fashion, Game, hingga AI

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Rabu, 11 Maret 2026 | 14:14 WIB



Subsektor Masa DepanPerkembangan & Potensi
GameIndustri game lokal tumbuh pesat, dengan banyak developer muda berbakat dan game yang sukses di pasar global.
AplikasiPerkembangan teknologi digital mendorong lahirnya berbagai aplikasi inovatif karya anak bangsa.
Film (termasuk Animasi)Industri perfilman dan animasi Indonesia terus mencetak karya berkualitas yang diminati di dalam dan luar negeri.
MusikMusisi dan konten kreator musik Indonesia semakin mendunia berkat platform digital.





"Jadi tujuh subsektor itu yang berkembang sangat pesat dan juga ada tren positif perkembangannya. Perkembangan yang empat baru tadi, game, aplikasi, film termasuk animasi, dan musik," kata Riefky .






Perkembangan teknologi digital menjadi katalis utama pertumbuhan keempat subsektor ini. Banyak anak muda kini terlibat aktif sebagai developer game, programmer aplikasi, kreator film, musisi, hingga konten kreator.





Menatap Masa Depan: AI, Blockchain, dan Web3





Pemerintah tidak hanya berhenti pada tujuh subsektor tersebut. Riefky menambahkan bahwa pihaknya juga mulai melirik peluang baru dalam perkembangan teknologi masa depan yang akan menjadi prioritas berikutnya.






"Nanti yang juga akan menjadi prioritas kita seperti subsektor teknologi baru. Diantaranya AI, blockchain, web3, termasuk juga konten digital seperti konten kreator, afiliator, dan lain-lain," ujarnya .






Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki visi jauh ke depan, siap mengakomodasi dan mengembangkan subsektor ekonomi kreatif baru yang lahir dari inovasi teknologi, seperti:






  • Kecerdasan Buatan (AI) : Pengembangan aplikasi dan solusi berbasis AI.




  • Blockchain dan Web3 : Teknologi terdesentralisasi untuk berbagai aplikasi, termasuk NFT dan aset digital.




  • Konten Kreator & Afiliator : Ekosistem digital yang semakin profesional dan menghasilkan nilai ekonomi besar.





Ringkasan Tujuh Subsektor Prioritas Ekonomi Kreatif





KategoriSubsektorFokus Pengembangan
Andalan (Tradisional)Kuliner, Kriya, FashionPeningkatan kualitas, standardisasi, ekspansi pasar ekspor, penguatan branding.
Masa Depan (Digital)Game, Aplikasi, Film & Animasi, MusikAkselerasi inovasi, pendanaan startup, pengembangan talenta digital, proteksi hak cipta.
Teknologi Baru (Visi ke Depan)AI, Blockchain, Web3, Konten KreatorRiset dan pengembangan, inkubasi bisnis, adaptasi regulasi, penguatan ekosistem digital.




Harapan Pemerintah





Dengan fokus pada tujuh subsektor prioritas ini, pemerintah berharap dapat:






  1. Memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional secara terstruktur dan terarah.




  2. Meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB dan devisa negara.




  3. Membuka lebih banyak lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda.




  4. Mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha kreatif baru yang berdaya saing global.




  5. Melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia melalui inovasi modern.






"Kami optimis dengan fokus yang jelas, ekonomi kreatif Indonesia akan semakin berdaya saing dan mampu membawa nama bangsa di kancah internasional," pungkas Riefky. (**)



Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X