| Jenis BBM | Status Harga |
|---|---|
| Pertalite | Tetap Rp10.000/liter |
| Biosolar | Tetap Rp6.800/liter |
| Pertamax | Tetap Rp12.300/liter |
| Pertamax Green | Tetap Rp12.900/liter |
| Pertamax Turbo | Tetap Rp13.100/liter |
| Dexlite | Tetap Rp14.200/liter |
| Pertamina Dex | Tetap Rp14.500/liter |
Mengapa Harga BBM Tidak Naik?
Keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Beberapa pertimbangan utama yang melatarbelakangi keputusan Presiden Prabowo:
- Stabilitas Harga: Kenaikan BBM akan berdampak langsung pada inflasi dan daya beli masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah.
- Ketersediaan Stok: Pemerintah memastikan bahwa stok BBM nasional masih aman untuk beberapa bulan ke depan.
- Arahan Presiden: Prabowo Subianto menekankan bahwa kebijakan energi harus berpihak pada rakyat, tidak semata-mata berdasarkan logika pasar.
Klarifikasi Pertamina: Informasi Sebelumnya Tak Bisa Dipertanggungjawabkan
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) juga telah membantah informasi kenaikan harga yang viral. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa dokumen yang beredar bukan berasal dari Pertamina dan isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," ungkap Baron.
Kini, pernyataan resmi pemerintah mengonfirmasi bahwa tidak ada kenaikan harga BBM baik subsidi maupun nonsubsidi.
Reaksi Masyarakat
Kabar ini disambut lega oleh masyarakat luas, terutama para pengguna kendaraan bermotor. Di media sosial, warganet mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai cepat dan berpihak pada rakyat.
"Alhamdulillah, lega banget. Kemarin sempat khawatir karena kabar kenaikan sampai Rp17 ribu. Terima kasih Pak Prabowo dan Pertamina," tulis akun @fahririzki di X (sebelumnya Twitter).
Harga BBM di Negara Tetangga
Sebagai perbandingan, beberapa negara di kawasan Asia Tenggara juga mengalami fluktuasi harga BBM akibat gejolak harga minyak dunia. Namun, dengan keputusan ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu menjaga stabilitas harga di tengah tekanan global.
| Negara | Harga BBM (per liter) | Keterangan |
|---|---|---|
| Malaysia | Rp12.500 (RON95) | Mengalami kenaikan tipis |
| Singapura | Rp22.000 (RON92) | Berbasis pasar |
| Thailand | Rp15.800 (Gasohol 95) | Mengalami kenaikan |
| Indonesia | Rp12.300 (Pertamax) | Stabil, tidak naik |
Pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi secara resmi mengumumkan bahwa tidak ada kenaikan harga BBM baik subsidi maupun nonsubsidi. Stok BBM nasional juga dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Keputusan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan kepentingan rakyat di tengah dinamika harga minyak dunia.