Kamis, 4 Juni 2026

Rupiah Tembus Rp17.640 per Dolar, Istana Gelar Rapat Ekonomi Dua Jam dan Ini Hasilnya

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Selasa, 19 Mei 2026 | 15:05 WIB
Gambar Ilustrasi (Generated by Gemini AI)
Gambar Ilustrasi (Generated by Gemini AI)

LOCUSonline, JAKARTA - Ketika rupiah makin akrab dengan rekor terlemah sepanjang sejarah dan pasar saham seperti sedang ikut latihan terjun bebas, pemerintah memilih merespons dengan rapat maraton selama lebih dari dua jam di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2026). Hasilnya? Publik kembali diajak percaya bahwa semua masih aman terkendali.

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung rapat ekonomi bersama sejumlah menteri kabinet dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Rapat yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu baru berakhir pukul 18.21 WIB. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Airlangga Hartarto, Rosan Roeslani, Purbaya Yudhi Sadewa, Brian Yuliarto, serta Bahlil Lahadalia.

Meski rupiah pada hari yang sama ditutup melemah ke level Rp17.640 per dolar AS, pemerintah menegaskan rapat tersebut bukan membahas krisis nilai tukar.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.663 per Dolar AS, Prabowo Minta Rakyat Tenang Orang Desa Tidak Pakai Dolar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembahasan lebih berfokus pada kondisi ekonomi nasional dan anggaran negara.

"Tidak soal rupiah, cuma ditanya gimana kondisi ekonomi bagus, anggaran juga bagus nggak ada masalah. Pondasi ekonomi betul-betul bagus," ujar Purbaya kepada wartawan.

Kalimat tersbut terdengar seperti tradisi lama birokrasi Indonesia, dengan kata lain selama kata fundamental kuat masih bisa diucapkan dengan tenang, grafik merah di layar perdagangan dianggap belum perlu membuat panik.

Namun di luar ruang rapat, pasar tampaknya memiliki bahasa sendiri.

Berdasarkan data perdagangan, rupiah kembali menembus area psikologis Rp17.000 per dolar AS dan resmi mencatat posisi penutupan terlemah sepanjang sejarah. Mata uang Garuda bahkan sempat menyentuh level Rp17.670 sebelum ditutup di Rp17.640 per dolar AS.

Sementara itu, IHSG ikut tergelincir 1,85 persen atau turun 124 poin ke level 6.599,24. Sebanyak 647 saham melemah, sementara kapitalisasi pasar menyusut menjadi Rp11.539 triliun.

Jika pasar saham adalah ruang curhat investor, maka angka-angka hari itu terlihat seperti status panjang penuh kecemasan.

Meski demikian, pemerintah memastikan strategi besar sedang disiapkan Presiden.

Baca Juga: Kemenkeu Bantah Purbaya Usir Investor Asing: Hoaks Beredar Saat Iklim Investasi Sedang Sama Sensitifnya dengan Kurs Rupiah

Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Presiden akan menyampaikan strategi ekonomi terbaru melalui DPR RI dalam waktu dekat.

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X