Menurutnya, sebanyak 1.061 koperasi sudah beroperasi dan pemerintah menargetkan minimal 20 ribu koperasi aktif pada Agustus 2026. Sementara hingga akhir tahun, targetnya menembus lebih dari 60 ribu unit.
Bagi pemerintah, koperasi diposisikan sebagai senjata ekonomi kerakyatan agar desa tidak hanya menjadi tempat konsumen membeli produk kota, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi sendiri.
Di sektor energi, Prabowo menegaskan pemerintah mempercepat pengembangan energi baru terbarukan. Targetnya cukup ambisius: membangun 100 gigawatt tenaga surya dalam tiga tahun.
Program itu akan dipadukan dengan konversi kendaraan BBM menjadi kendaraan listrik.
"Kita akan hilangkan ketergantungan impor BBM," kata Prabowo.
Di tengah harga energi global yang sering bikin dompet rakyat megap-megap, pemerintah tampaknya ingin menunjukkan bahwa masa depan energi Indonesia tidak bisa terus bergantung pada impor.
Pidato Prabowo kali ini seolah menjadi pesan bahwa ekonomi Pancasila ingin dihidupkan kembali bukan sebagai slogan dinding kantor pemerintahan, melainkan sebagai strategi politik dan ekonomi menghadapi ketimpangan sosial yang makin terasa.
Namun seperti biasa, publik tentu menunggu satu hal paling penting: apakah semua pidato itu benar-benar turun menjadi kebijakan nyata, atau kembali berhenti sebagai tepuk tangan di ruang sidang parlemen.*****
Artikel Terkait
Mekeu Sebut Konsumsi Rumah Tangga Jadi “Pahlawan” Ekonomi RI 2026, Pemerintah Klaim Daya Beli Masih Perkasa Meski Warung Mulai Sepi
Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen, Tapi Dompet Rakyat Masih Diajak Sabar: Pemerintah Genjot Belanja, Dunia Kasih Tekanan
Harga Beras di Garut Terancam Naik: Tikus Panen Duluan, Emak-Emak Diminta Siapkan Dompet Cadangan
AHY Bicara Infrastruktur Hijau: Jangan Sampai Gunung Dikeruk, Banjir yang Panen
Libur Kenaikan Yesus 2026 Bikin Jalan Tol Seperti Karnaval : 487 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Rupiah Tembus Rp17.663 per Dolar AS, Prabowo Minta Rakyat Tenang "Orang Desa Tidak Pakai Dolar"
Kemenkeu Bantah Purbaya Usir Investor Asing: Hoaks Beredar Saat Iklim Investasi Sedang Sama Sensitifnya dengan Kurs Rupiah
Rupiah Tembus Rp17.640 per Dolar, Istana Gelar Rapat Ekonomi Dua Jam dan Ini Hasilnya
Koperasi Merah Putih Dikebut di Jawa Barat, Pemerintah Janji Warga Tak Lagi Keliling Cari LPG dan Beras
Isfy Putri dan Ayam Bengras Garut: Saat Anak Muda Pilih Jualan Ayam Rp7 Ribu daripada Cuma Jadi Penonton Kesuksesan Orang Lain