Selain mengangkut manusia, konektivitas yang dibangun jalur kereta ini juga berkontribusi terhadap distribusi hasil pertanian Garut yang dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura terbesar di Jawa Barat.
Berbagai komoditas seperti kentang, wortel, kubis, tomat, cabai, bawang daun, jeruk hingga alpukat diproduksi setiap hari dan didistribusikan ke berbagai daerah.
"Ketika hasil bumi dari daerah dapat menjangkau lebih banyak wilayah, manfaatnya akan dirasakan lebih luas. Petani mendapatkan akses pasar yang lebih besar, pedagang memiliki lebih banyak pilihan, dan masyarakat memperoleh produk segar dari daerah penghasil," jelas Anne.
Anne menilai pertumbuhan pelanggan KA Cikuray menunjukkan bahwa transportasi publik yang terjangkau masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Kereta api selalu tumbuh bersama kebutuhan masyarakat. Seiring berkembangnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, peluang menghadirkan manfaat yang lebih besar juga akan terus terbuka," tutupnya.
Di tengah kemacetan jalan raya dan tingginya biaya perjalanan antarkota, KA Cikuray tampaknya berhasil membuktikan satu hal sederhana terkadang yang dibutuhkan masyarakat bukan transportasi paling mewah, melainkan transportasi yang mampu membawa mereka sampai tujuan dengan aman, nyaman, dan tetap ramah terhadap isi dompet.*****