LOCUSonline, GARUT - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0611/Garut di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, akhirnya menghadirkan sesuatu yang lebih nyata dari sekadar spanduk proyek dan dokumentasi seremonial. Jalan penghubung yang dibangun dalam program tersebut kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama para pekerja tradisional yang selama ini harus berdamai dengan medan ekstrem demi mencari nafkah.
Salah satu warga yang merasakan langsung dampak pembangunan itu adalah Ade (75), warga Kampung Cibangkerong RT 05/RW 02. Di usia yang sudah tidak lagi muda, ia masih rutin memanjat pohon aren untuk mengambil nira sebagai bahan baku gula aren, sebuah pekerjaan yang bahkan membuat anak muda zaman sekarang mungkin lebih memilih menyerah sebelum mencoba.
Sebelum jalan diperkeras melalui program TMMD, akses menuju lokasi pohon aren miliknya hanya berupa jalan setapak yang sempit, licin, dan dipenuhi semak belukar. Saat musim hujan tiba, medan tersebut berubah menjadi jalur uji nyali yang memaksa warga bertaruh keseimbangan demi bisa bekerja. Namun kini, setelah jalan dibangun lebih lebar dan padat, aktivitas harian warga menjadi jauh lebih ringan.
Baca Juga: TMMD Garut Bangun Sumur Bor: Air Bersih Akhirnya Tidak Lagi Jadi Barang Mewah Warga Desa
Bagi Ade, perubahan itu bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi soal keselamatan dan keberlangsungan hidup. Ia mengaku kini lebih mudah membawa peralatan kerja maupun mengangkut hasil produksi gula aren dari kebun menuju rumah.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali. Sebelum ada jalan ini saya harus melewati jalan tanah yang licin dan semak belukar. Sekarang berkat jalan yang dibangun TNI bersama warga, saya bisa berjalan lebih tenang dan hasil gula aren lebih cepat dibawa pulang. Sangat membantu pekerjaan saya," ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi pohon aren.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, pemerintah desa, dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan tersebut. Menurutnya, jalan itu menjadi fasilitas penting bagi warga sekitar yang setiap hari menggantungkan hidup dari hasil kebun dan pertanian.
Program TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut sendiri memang difokuskan untuk membuka akses wilayah dan memperkuat infrastruktur pedesaan. Namun di lapangan, manfaatnya ternyata jauh lebih luas. Jalan yang dibangun bukan hanya menghubungkan kampung dengan kampung, tetapi juga menghubungkan warga kecil dengan peluang hidup yang lebih layak.
Baca Juga: TMMD Garut: Saat Prajurit Jadi Tukang Bangunan, Rumah Reyot Warga Disulap Tanpa Tender Miliaran
Di tengah banyaknya pembangunan yang sering kali lebih sibuk mempercantik laporan dibanding menyentuh kebutuhan masyarakat, proyek TMMD di Desa Mekarmulya justru menunjukkan hal sebaliknya. Jalan desa yang sederhana itu kini menjadi bukti bahwa pembangunan paling berarti bukanlah yang paling megah, melainkan yang benar-benar bisa dilalui rakyat tanpa takut terpeleset setiap hari.
Keberadaan akses jalan baru ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil bumi warga, mempercepat aktivitas ekonomi desa, dan mengurangi keterisolasian wilayah. Warga berharap pembangunan serupa terus berlanjut agar desa tidak lagi identik dengan jalan rusak yang hanya ramai diperhatikan menjelang musim politik.*****
Artikel Terkait
Sekolah Rakyat Garut Dikebut: Jangan Sampai Anak Miskin Kebagian Janji, Bangunan Belum Jadi
Bulog Garut Santai Hadapi Kemarau: Gudang Beras Penuh, Rakyat Diminta Jangan Panik Dulu
TMMD Garut Bangun Sumur Bor: Air Bersih Akhirnya Tidak Lagi Jadi Barang Mewah Warga Desa
Sekolah Rakyat di Garut Masuk Tahap Survei: Negara Mulai Cari Tanah yang Tidak Longsor, Tidak Sengketa, dan Tidak Bikin Pusing
Jelang Idul Adha, Pemkab Garut Turunkan 100 Petugas Cek Hewan Kurban: Sapi Sehat Dijaga, Pedagang Nakal Diawasi
Musim Kemarau Diprediksi Panjang, Pemkab Garut Siapkan 95 Pompa Air: Sawah Jangan Sampai Tinggal Kenangan
Cetak Sawah Baru 100 Hektare di Garut, Tanah Kosong Disulap Jadi Harapan Swasembada Pangan
Program Pajero Disdukcapil Garut: Saat Petugas Jemput Bola demi KTP ODGJ yang Selama Ini Tak Terlihat Negara
Libur Sekolah Bukan Rebahan: Anak-Anak Desa Cikadongdong Pilih Angkat Batu Demi Jalan Kampung Agar Tak Lagi Mirip Kubangan
Pondok Pesantren di Garut Diserbu Massa, Dugaan Kekerasan Seksual Guru Ngaji Picu Amarah Warga