FGD itu diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pesantren, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan kecamatan. Semua sepakat satu hal: menyelamatkan generasi muda lebih penting daripada sibuk menghitung berapa banyak baliho motivasi yang dipasang di pinggir jalan.
Di tengah era ketika sebagian remaja berlomba menjadi konten kreator, ternyata masih ada ancaman nyata yang bergerak diam-diam di balik etalase obat ilegal. Garut kini dihadapkan pada pilihan sederhana, bergerak cepat atau menunggu masalah sosial berubah jadi bencana generasi.*****