Kamis, 4 Juni 2026

Garut Bangkitkan Ekonomi Lokal, dari Budidaya Kedelai hingga Jadi Supplier Nasional Program MBG

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Kamis, 22 Januari 2026 | 08:53 WIB



Langkah ini tidak hanya akan menyediakan bahan baku murah dan berkualitas bagi UMKM pengolah pangan, tetapi juga menggerakkan ekonomi pertanian di tingkat petani, menciptakan kemandirian pangan baru bagi daerah.





Kolaborasi dengan Industri: Jaminan Mutu dan Pasar





PT Mandala 525, sebagai mitra strategis, memainkan peran kunci dalam skema ini. Haris Kalicman, pimpinan MDL 525, menyatakan komitmen penuh perusahaannya.





“Kami menjamin kualitas kedelai lokal mampu bersaing dengan produk impor. Peran kami adalah menjamin kualitas dengan teknologi yang kami miliki, kapasitas pabrik, serta izin BPOM dan sertifikasi lengkap yang kami punya,” tegas Haris.





Kolaborasi ini memberikan UMKM akses ke teknologi pengolahan, standarisasi produksi, dan yang terpenting, jalur distribusi yang pasti melalui program MBG. Pemerintah Kabupaten Garut akan mengirimkan surat rekomendasi resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar UMKM lokal mendapatkan prioritas sebagai penyuplai program nasional tersebut.





Strategi Tiga Pilar Menuju Supplier Nasional





Keberhasilan ambisi besar Garut bertumpu pada tiga pilar strategis yang saling terkait:





-




Dampak yang Diharapkan: Lebih dari Sekedar Pemberdayaan UMKM





Program ini dirancang untuk menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang luas:






  1. Ekonomi: Meningkatkan pendapatan petani kedelai dan pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian dan pengolahan.




  2. Ketahanan Pangan: Mengurangi ketergantungan pada kedelai impor dan memperkuat rantai pasok pangan lokal yang berkelanjutan.




  3. Kesehatan: Memastikan pasokan bahan pangan bergizi dengan standar keamanan tinggi untuk program MBG, berkontribusi pada perbaikan gizi masyarakat.




  4. Kelembagaan: Memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha kecil dalam satu ekosistem yang saling mendukung.





Menjadi Contoh Nasional





Program Garut ini bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi lokal, membangun kemitraan yang setara dengan industri, dan memastikan keberpihakan kebijakan, daerah dapat menciptakan engine pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.





“Kita punya peluang, kita punya sumber daya, dan sekarang kita punya kemitraan. Tinggal action kita bersama untuk mewujudkannya,” tutup Bupati Syakur, menegaskan semangat kolaborasi yang menjadi jantung dari inisiatif strategis ini.

Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X