Kamis, 4 Juni 2026

Rupiah Terpuruk di Rp16.974, Ekonom Ingatkan Risiko 'Crash' ke Rp20.000 Akibat Guncangan Global

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 10 Maret 2026 | 10:10 WIB





  • Efisiensi belanja negara di pos-pos lain.




  • Penyesuaian harga BBM sebagai opsi terakhir.





Sayangnya, Menkeu Purbaya belum merinci pada level harga berapa kebijakan kenaikan BBM akan diambil. Ia hanya menjanjikan akan merilis perhitungan lengkap pekan ini.





Indeks Dolar Menguat, Sentimen Risk-Off Global





Ketegangan geopolitik mendorong penguatan dolar AS sebagai aset safe haven. Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia (DXY) mencapai level 99,32, meningkat 1,73 poin sejak perang Timur Tengah meletus pada 28 Februari 2026. Investor global cenderung menarik modal dari negara berkembang (termasuk Indonesia) dan beralih ke aset aman di AS.





Jalan Terjal Rupiah Menuju Akhir Tahun





Rupiah sedang menghadapi badai sempurna: fundamental yang rapuh, arus modal keluar besar-besaran, tekanan geopolitik global, dan lonjakan harga minyak. Tanpa langkah kebijakan yang kredibel dan disiplin, risiko depresiasi tajam hingga di atas Rp20.000 per dolar AS pada akhir tahun menjadi skenario yang sangat mungkin terjadi.





Pemerintah dan Bank Indonesia harus bergerak cepat dan terkoordinasi untuk memperkuat ketahanan eksternal, mengelola APBN secara prudent, dan menjaga kepercayaan investor. Jika tidak, bukan hanya rupiah yang akan crash, tetapi juga stabilitas perekonomian nasional secara keseluruhan. (**)






Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X