ekonomi

Harga Urea Dunia Tembus 800 Dolar AS, Pupuk Subsidi RI Tetap Rp1.800/kg

Jumat, 3 April 2026 | 09:39 WIB



Rahmad bahkan menyebut Indonesia berpotensi menjadi stabilisator dalam ekosistem pangan global, terutama dalam menjaga ketersediaan pupuk di tengah ketidakpastian pasar internasional.





Harga Urea Global Melonjak, Indonesia Tetap Aman





Harga urea global sempat melonjak dari sekitar 400 dolar AS per ton menjadi 800 dolar AS per ton akibat penutupan Selat Hormuz. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak langsung pada pasokan domestik karena Indonesia memiliki kemandirian produksi.





PeriodeHarga Urea per Ton
Sebelum konflik400 dolar AS
Pasca penutupan Selat Hormuz800 dolar AS




Selain urea, pasokan bahan baku lain seperti fosfat dan potas juga dipastikan tetap aman karena tidak ada gangguan produksi dari negara-negara pemasok utama. Potensi dampak yang mungkin terjadi lebih kepada biaya pengiriman (freight), namun hal tersebut dinilai tidak akan mengganggu ketersediaan pupuk secara keseluruhan di dalam negeri.





Dampak Penurunan HET: Penebusan Pupuk Meningkat 31 Persen!





Rahmad mengungkapkan bahwa kebijakan penurunan HET 20 persen telah berdampak positif terhadap penyerapan pupuk subsidi oleh petani.





"Atas dampak dari penurunan HET 20 persen ini, kelihatan nyata sekali penebusan pupuk pada tahun 2025 dan 2026 ini meningkatnya cukup signifikan. Di tahun 2026 ini meningkat 31 persen," ucap Rahmad.





Meskipun demikian, dia tidak menyebutkan secara rinci jumlah kuantitas pupuk subsidi yang telah disalurkan kepada petani dalam periode Januari-Maret 2026.





Manfaat Penurunan Harga Pupuk Subsidi





Penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen memberikan sejumlah manfaat bagi petani dan sektor pertanian nasional:





ManfaatKeterangan
Peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP)Daya beli petani meningkat
Penurunan biaya produksiPetani dapat menekan biaya input
Peningkatan kesejahteraan petaniPendapatan bersih petani meningkat
Peningkatan produksi pertanianAkses pupuk lebih luas mendorong produktivitas




Pemerintah optimistis produksi pertanian nasional akan meningkat signifikan dalam tahun-tahun mendatang seiring dengan meningkatnya akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

Halaman:

Tags

Terkini