Meski telah mengantongi data, pemerintah belum membuka identitas perusahaan-perusahaan yang diduga terlibat. Namun sinyal yang diberikan cukup jelas dimana permainan harga ekspor bukan lagi sekadar rumor warung kopi ekonomi.
Menariknya, dugaan manipulasi serupa disebut tidak hanya terjadi pada komoditas sawit. Pemerintah juga mulai menemukan pola yang sama dalam ekspor batu bara.
"Ini baru CPO, nanti ada batu bara juga," ujar Purbaya.
Di tengah semangat hilirisasi dan jargon menjaga devisa nasional, temuan ini menjadi pengingat bahwa sebagian kekayaan alam Indonesia tampaknya masih lebih cepat kaya setelah keluar negeri dibanding saat berada di dalam negeri sendiri.*****