Pesannya sederhana, meski implementasinya sering rumit, pasar modal harus transparan dan berintegritas bukan sekadar menarik di permukaan.
"Dengan kolaborasi yang kuat, tantangan ini bisa menjadi pijakan untuk membangun sistem ekonomi yang lebih tangguh dan kompetitif," katanya.
Seminar ini juga menghadirkan sejumlah pembicara lintas sektor, di antaranya Raman Aylur Subramanian dari MSCI, Jefri Hendrik dari BEI, perwakilan OJK, ekonom Fithra Hastiadi, hingga Koordinator MAKI Boyamin Saiman.
Kehadiran mereka menegaskan satu hal: ketika pasar saham bergejolak, bukan hanya investor yang panik, para penegak hukum pun ikut turun tangan.
Di balik forum ilmiah ini, terselip pesan yang sulit diabaikan adalah ketika transparansi masih jadi catatan dan kepercayaan investor mudah goyah, maka hukum tidak lagi sekadar penjaga aturan—melainkan pemadam kebakaran ekonomi.
Pertanyaannya kini, apakah denda damai cukup ampuh menenangkan pasar atau hanya menjadi plester di tengah luka struktural?******